KabarKalimantan.id – Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, memastikan pihaknya tengah menelusuri informasi terkait dugaan keterlibatan tiga oknum anggota kepolisian dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Manis Mata.
Pernyataan tersebut disampaikan Harris saat dikonfirmasi mengenai informasi yang beredar terkait dugaan keterlibatan anggota Polsek Manis Mata dalam jaringan peredaran narkoba.
“Sementara masih ditelusuri kebenarannya,” kata Harris melalui pesan WhatsApp, Selasa (26/5/2026) malam.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Ketapang, AKP I Dewa Made Surita, mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman kasus dan memburu terduga pelaku utama yang hingga kini belum berhasil diamankan.
Baca Juga : KESERUAN Wali Kota se-Kalimantan Gowes Bareng Keliling Pontianak
“Masih didalami. Sehubungan tersangka utama belum tertangkap dan masih dalam proses pengejaran. Apabila sudah tertangkap, baru akan terbuka semuanya,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Manis Mata, Iptu Meinardus Yudiansyah, meminta agar informasi resmi terkait penanganan perkara tersebut disampaikan melalui Humas Polres Ketapang.
“Bisa komunikasi ke Kasi Humas untuk rilis resminya,” katanya singkat.
Dugaan keterlibatan tiga oknum anggota Polsek Manis Mata mencuat setelah muncul dalam pemberitaan salah satu media online yang menyebut adanya indikasi keterlibatan anggota kepolisian dalam jaringan peredaran sabu.
Informasi tersebut muncul pasca penggerebekan yang dilakukan aparat di sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi transaksi narkotika di Desa Manis Mata pada Jumat (22/5/2026) malam.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang terduga pelaku beserta barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekitar tiga ons yang dikemas dalam tiga bungkus besar.
Petugas juga menyita sejumlah alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap kedua terduga pelaku, muncul pengakuan yang mengarah pada dugaan keterlibatan sejumlah pihak lain dalam kasus tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum menetapkan ataupun mengumumkan keterlibatan oknum anggota polisi sebagaimana informasi yang beredar. Polres Ketapang menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung dan seluruh informasi akan didalami sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi sebelum adanya fakta hukum yang dapat dipertanggungjawabkan. (*)














