Hentikan Pemadaman Bergilir, PLN UID Kalbar Pastikan Sistem Kelistrikan Kalbar Sudah Normal

PLN saat ini terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi sistem kelistrikan dan seluruh infrastruktur pembangkit sebagai langkah preventif guna memastikan pasokan listrik tetap andal

PEMELIHARAAN - Personel PLN sedang melakukan pemeliharaan pada jaringan tegangan menengah. PLN menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga jarak aman dengan tidak melakukan pembangunan dan tanam tumbuh dibawah atau sekitar jaringan PLN.

KabarKalimantan.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat memastikan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat telah kembali berangsur normal setelah proses perbaikan pada unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mengalami gangguan kebocoran boiler selesai dilakukan.

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, mengatakan membaiknya kemampuan pasok daya membuat kebijakan manajemen beban (Pemadaman Bergilir Red) yang sebelumnya diterapkan untuk menjaga keandalan sistem kini resmi dihentikan.

“Seiring dengan membaiknya kemampuan pasok daya, maka manajemen beban secara terbatas dan terukur yang berdampak pada pemadaman aliran listrik pelanggan sudah tidak diberlakukan lagi,” ujar Maria dalam keterangan resminya.

Menurutnya, PLN saat ini terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi sistem kelistrikan dan seluruh infrastruktur pembangkit sebagai langkah preventif guna memastikan pasokan listrik tetap andal.

Baca juga : TERPILIH Aklamasi Muhammad Farizi Nahkodai Karang Taruna Provinsi Kalbar Periode 2026-2023

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk mengantisipasi potensi gangguan sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat.

Meski sistem telah kembali normal, Maria mengimbau masyarakat yang masih mengalami gangguan listrik di lokasi masing-masing agar segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

“Apabila masih terdapat pelanggan yang mengalami gangguan kelistrikan di lokasi masing-masing, kami mengimbau agar segera melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan,” ujarnya.

Maria turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, serta insan media yang telah memberikan dukungan dan pengertian selama proses pemulihan sistem kelistrikan berlangsung.

“PLN mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, serta insan media atas pengertian, dukungan, dan kerja sama yang telah diberikan selama proses pemulihan berlangsung,” ujarnya.

PLN menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik melalui kesiapsiagaan operasi dan pemeliharaan berkelanjutan sehingga layanan kelistrikan bagi masyarakat Kalimantan Barat dapat tetap berjalan secara optimal. (*)