KabarKalimantan.id – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Dinsos Kalsel) terus berupaya memperkuat program sosial berbasis masyarakat melalui keberlanjutan Program Pejuang Muda. Dalam kunjungan konsultasi dan koordinasi ke Kementerian Sosial RI (Kemensos) pada Rabu (8/10/2025), Dinsos Kalsel juga menyoroti pentingnya dukungan pusat dalam penyediaan data akurat penerima bantuan sosial (bansos) di daerah.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalsel, Rahmady Abasmay, menyampaikan bahwa permasalahan utama di lapangan adalah ketidaksesuaian data penerima manfaat. Kondisi tersebut, menurutnya, menghambat efektivitas pelaksanaan berbagai program sosial.
“Kami menghadapi tantangan dalam hal akurasi data di lapangan. Karena itu, kami memohon dukungan dari Kemensos, baik dalam hal data maupun pendanaan, agar program sosial dapat berjalan lebih tepat sasaran,” ujar Rahmady.
Selain membahas persoalan data, Dinsos Kalsel juga menanyakan peluang untuk melanjutkan Program Pejuang Muda di wilayah Kalimantan Selatan. Program yang sebelumnya dijalankan bersama perguruan tinggi dinilai sangat relevan untuk memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Program ini penting karena melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat. Kami ingin mengetahui bagaimana mekanisme pelaksanaan terbaru agar bisa diterapkan di Kalsel,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Kelompok Rentan Ditjen Dayasos Kemensos RI, Mardi Brilian Saleh, menjelaskan bahwa Program Pejuang Muda telah berjalan selama empat tahun melalui kerja sama antara Kemensos, Kemendikbud, dan sejumlah perguruan tinggi.
“Sebelumnya, Kemensos membantu biaya transportasi dan uang harian mahasiswa. Harapannya, daerah juga bisa bersinergi dengan kampus agar program ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat lebih luas,” jelas Mardi.
Ia juga menegaskan pentingnya alur resmi dalam permintaan data bansos. “Kalau ingin data resmi, jangan minta ke pendamping, karena mereka hanya pekerja lapangan. Untuk data graduasi atau pembaruan lainnya, silakan langsung ke Ditjen terkait di Kemensos,” tegasnya.
Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, Dinsos Kalsel akan memperkuat koordinasi dengan perguruan tinggi di daerah serta menyiapkan mekanisme implementasi Program Pejuang Muda yang sesuai dengan kondisi lokal.
“Kami optimistis, dengan dukungan pusat dan sinergi daerah, program ini dapat memperkuat kapasitas sosial dan kemandirian masyarakat di Kalimantan Selatan,” pungkas Rahmady.














