Kalbar  

MOMEN Musda Kwarda Kalbar ke 15, Syarif Abdullah Kokoh dalam Pembinaan Gerakan Pramuka

Momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja masa bakti 2020–2025 dan memilih kepengurusan baru

PRAMUKA - Ketua Kwarda Kalimantan Barat Syarif Abdullah Alkadrie 2020–2025

KabarKalimantan.id – Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Kalimantan Barat tengah bersiap melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-15 pada 12–14 Desember 2025. Berdasarkan jadwal, seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan digelar di Hotel Mercure Pontianak

Agenda lima tahunan tersebut menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja masa bakti 2020–2025, memilih kepengurusan baru, serta menyusun rencana kerja Kwarda Kalbar periode 2025–2030.

Musda 15 direncanakan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan selaku Kamabida Gerakan Pramuka Kalbar, yang dijadwalkan memberikan arahan terkait penguatan peran Pramuka dalam pembinaan karakter generasi muda.

Ketua Kwarda Kalimantan Barat Syarif Abdullah 2020–2025 mengatakan bahwa waktu lima tahun terakhir merupakan perjalanan penuh tantangan sekaligus pembelajaran bagi dirinya dalam memimpin Gerakan Pramuka di Kalimantan Barat. Ia mengaku bersyukur sejumlah program rutin sukses digelar dengan baik.

Baca Juga : Diresmikan Gubernur Ria Norsan, Portal Berita KabarKalimantan.id Resmi Meluncur di Borneo

“Kami sudah berupaya memastikan program pembinaan tetap berjalan, memperkuat peran Pramuka di lingkungan pendidikan, serta meningkatkan kontribusi sosial bagi masyarakat. Saya berterima kasih kepada seluruh andalan, kwartir cabang, dan para pembina yang telah bekerja dengan dedikasi selama masa bakti 2020–2025,” katanya

Ia mengatakan bahwa Pramuka di Kalbar pada periode mendatang harus selalu fokus pembinaan karakter bagi setiap anggotanya khususnya pada generasi muda dalam menyongsong generesi emas.

“Jadilah pemimpin yang mampu menginspirasi, membina, dan menggerakan komunitas. Indonesia akan menghadapi bonus demokragrafi,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan Musda ke 15 ini menjadi ruang untuk mengevaluasi apa yang sudah dicapai dan menyusun langkah-langkah baru yang lebih adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda Kalimantan Barat.

Pihaknya berkomitmen memperkuat tata kelola organisasi, memperluas kemitraan, serta menghadirkan program-program yang benar-benar berdampak bagi kaum muda.

Syarif Abdullah juga mengajak seluruh elemen Pramuka untuk memperkuat soliditas.

“Kami memohon dukungan dari seluruh jajaran, termasuk Majelis Pembimbing Daerah, Kwartir Cabang, para pembina, dan seluruh keluarga besar Pramuka. Semoga Musda XV ini menghasilkan keputusan terbaik bagi perkembangan Gerakan Pramuka Kalimantan Barat lima tahun mendatang.”

Dengan semangat kebersamaan, Musda 15 menjadi tonggak penting bagi Kwarda Kalbar dalam merumuskan masa depan Gerakan Pramuka yang lebih progresif, modern, dan berdaya guna bagi masyarakat. (*)