Kalsel Catat Sejarah Jadi Provinsi Pertama Resmikan Gerai Koperasi Merah Putih di Indonesia

Kalimantan Selatan resmi menjadi provinsi pertama di Indonesia yang meresmikan peletakan batu pertama Gerai dan Pergudangan Koperasi Merah Putih. Foto: MC Kalsel

KabarKalimantan.id — Kalimantan Selatan kembali mencatat sejarah nasional dengan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Acara bersejarah ini berlangsung di wilayah Korem 101/Antasari, Kabupaten Banjar, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, mewakili Gubernur Kalimantan Selatan.

142 Koperasi Merah Putih Sudah Aktif di Kalsel

Dalam sambutannya, Gusti Yanuar menyampaikan apresiasi atas pesatnya perkembangan program Koperasi Merah Putih di Kalimantan Selatan. Ia menegaskan bahwa program ini telah berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat desa.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada 142 Koperasi Merah Putih yang aktif di berbagai desa di Kalsel. Bahkan, kita menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menyelesaikan 100 persen pendaftaran di portal Kop Depses, disusul DIY dan Kabupaten Katang,” ujarnya.

Pencapaian ini, menurutnya, merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi desa.

Langkah Konkret Perkuat SDM dan Infrastruktur Koperasi

Selain pembangunan gerai dan pergudangan, Dinas Koperasi dan UKM Kalsel juga akan menggelar pelatihan manajemen koperasi yang bersumber dari dana dekonsentrasi, khusus bagi kepala koperasi, pengurus, dan sekretaris.

Sementara itu, dari dana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) juga akan dilaksanakan pelatihan bagi kepala desa, sekretaris desa, dan BPD.

“Ada sinkronisasi antara Dinas PMD dan Dinas Koperasi dalam memperkuat kelembagaan dan manajemen koperasi. Tujuannya agar koperasi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi desa,” jelas Gusti Yanuar.

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Gusti Yanuar berharap pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih di wilayah Korem 101/Antasari menjadi simbol penguatan rantai pasok dan kemandirian ekonomi desa di Kalimantan Selatan.

“Walaupun belum semua gerai berdiri, kita akan tetap memanfaatkan fasilitas yang ada. Mudah-mudahan pembangunan ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat desa,” tutupnya.