Bupati Alex Minta Seluruh Pabrik Sawit Pulihkan Harga TBS di Ketapang

Langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Wakil Menteri Pertanian yang meminta kepala daerah memantau dan melaporkan perkembangan harga TBS

Bupati Ketapang Alexander Wilyo

KabarKalimantan.id – Bupati Ketapang Alexander Wilyo merespons keluhan masyarakat, khususnya para petani kelapa sawit, terkait anjloknya harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di sejumlah pabrik kelapa sawit di Kabupaten Ketapang.

Bupati yang akrab disapa Alex itu meminta seluruh perusahaan pengolahan kelapa sawit di Kabupaten Ketapang segera menyesuaikan kembali harga pembelian TBS sesuai standar harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Instruksi tersebut disampaikan menyusul banyaknya laporan dan pengaduan petani yang mengeluhkan anjloknya harga TBS di tingkat pabrik dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya meminta seluruh pemilik pabrik kelapa sawit yang ada di Kabupaten Ketapang tanpa terkecuali untuk segera memulihkan dan menyesuaikan kembali harga pembelian Tandan Buah Segar sesuai harga standar yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya pada Minggu (31/5/2026)

Baca Juga : Touring Bersama Komunitas Vespa, Wagub Krisantus Apresiasi Semangat Solidaritas dan Setia Kawan

Menurutnya, langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Wakil Menteri Pertanian yang meminta kepala daerah memantau dan melaporkan perkembangan harga TBS di wilayah masing-masing.

Alex menegaskan perusahaan tidak boleh memanfaatkan situasi saat ini untuk mengambil keuntungan sepihak yang dapat merugikan petani.

“Saya minta ini segera dilaksanakan. Jangan menunda-nunda dan jangan berusaha mengambil keuntungan sepihak dalam situasi yang terjadi saat ini,” katanya.

Dirinya menilai stabilitas harga TBS sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memastikan kesejahteraan petani sawit yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi Kabupaten Ketapang.

Menurut Alex, upaya menjaga harga TBS juga sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri.

Lebih lanjut, Alex memberikan peringatan keras kepada perusahaan yang tidak mengindahkan instruksi tersebut.

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan ragu melaporkan perusahaan yang tetap membeli TBS di bawah harga standar kepada Kementerian Pertanian untuk diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bagi pihak-pihak yang tidak mematuhi instruksi ini akan saya laporkan kepada Wakil Menteri Pertanian untuk ditindak tegas dan diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Bahkan jika diperlukan, akan kita usulkan pencabutan izin operasionalnya,” tegasnya.

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan di lapangan, Alex juga menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa di Kabupaten Ketapang melakukan pengawasan secara aktif terhadap harga pembelian TBS di wilayah masing-masing.

Ia meminta pemerintah kecamatan dan desa segera melaporkan apabila masih ditemukan pabrik yang membeli hasil panen petani di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya minta seluruh camat dan kepala desa mengawasi pelaksanaan instruksi ini. Pastikan tidak ada lagi pabrik kelapa sawit yang membeli TBS petani di bawah harga standar pemerintah,” pungkasnya. (*)