News  

SIAP Pimpin Karang Taruna Kalbar, Farizi Nilai Pemuda Harus Jadi Motor Perubahan Daerah

Karang Taruna Kalbar memiliki potensi besar karena strukturnya menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan.

CALON KETUA -Muhammad Farizi Calon Ketua Umum Pengurus Daerah Karang Taruna Kalimantan Barat

KabarKalimantan.id – Dinamika kepemimpinan organisasi kepemudaan di Kalimantan Barat mulai menghangat. Muhammad Farizi, yang akrab disapa Izi, menyatakan kesiapannya maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Daerah Karang Taruna Kalimantan Barat (Kalbar). 

Dirinya menegaskan, Karang Taruna harus tampil sebagai motor penggerak perubahan sosial dan pembangunan daerah, bukan sekadar organisasi seremonial.

Menurut Izi, Karang Taruna Kalbar memiliki potensi besar karena strukturnya menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan.

Jaringan yang kuat di akar rumput ini dinilainya sebagai kekuatan strategis untuk mendorong perubahan nyata di tengah masyarakat.

“Karang Taruna harus hadir dengan kontribusi konkret. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi harus menjadi penggerak di level komunitas,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).

Ia menambahkan, secara nasional Karang Taruna akan memasuki babak baru pengabdian di bawah kepemimpinan Budi Djiwandono untuk periode 2025–2030. Pada fase tersebut, organisasi berkomitmen memperkuat solidaritas sosial, memajukan tata kelola organisasi, serta mendukung program pemerintah nasional.

Baca Juga : EVENT Sport Turnamen Mini Soccer Ketua DPRD Sukses Geliatkan Ekonomi Masyarakat

Sejalan dengan arah nasional itu, Izi menilai Karang Taruna Kalimantan Barat perlu ditata dan diperkuat agar mampu mendukung agenda pusat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan.

Pengusaha muda yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan ini meyakini, optimalisasi peran kader hingga tingkat desa dan kelurahan akan membawa dampak signifikan bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, para kader di akar rumputlah yang paling memahami kondisi sosial dan persoalan riil masyarakat.

“Dengan pemahaman langsung terhadap situasi di lapangan, Karang Taruna dapat difungsikan sebagai agen perubahan sekaligus fasilitator kegiatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengabdian di usia muda sebagai wujud tanggung jawab generasi penerus terhadap masa depan daerah. Kepemimpinan, kata dia, harus mampu membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkontribusi.

Sebagai calon ketua umum, Izi mengaku memiliki kesepahaman visi dengan kepengurusan nasional dalam memperkuat peran strategis Karang Taruna.

Dirinya optimistis, dengan konsolidasi organisasi yang solid dan gerakan yang terstruktur hingga ke tingkat komunitas, Karang Taruna Kalbar dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendorong kemajuan Kalimantan Barat dan berkontribusi bagi Indonesia yang lebih baik.

Kontestasi kepemimpinan Karang Taruna Kalbar pun diharapkan menjadi momentum konsolidasi pemuda, bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan langkah bersama untuk mempertegas peran generasi muda sebagai penggerak perubahan daerah. (*)