MW KAHMI Kalbar Luncurkan Majelis Intelegensia Bahas Spirit Qurban dan Masa Depan Indonesia

Forum ini dihadirkan untuk memperluas makna ibadah qurban agar tidak berhenti sebagai ritual keagamaan tahunan, tetapi menjadi sumber inspirasi dalam menjawab berbagai persoalan bangsa

Harisson Ketua Umum MW Kahmi Kalimantan Barat

KabarKalimantan.id – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Kalimantan Barat akan menggelar forum perdana Majelis Intelegensia MW KAHMI Kalbar pasca Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Forum yang digagas sebagai ruang pemikiran strategis tersebut akan mengangkat tema “Transformasi Spirit Ibadah Qurban dalam Konteks Merawat Indonesia: Tinjauan Kritis Multidisipliner”.

Agenda tersebut digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026 di Aula BPSDM Provinsi Kalimantan Barat

Adapun pembicara pada kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pembicara dengan barbagai latar belakang di antaranya Prof Dr Chairil Efendy, Dr H Djumadi dan Ek Hendry Ar.

Baca Juga : KANTONGI 21 Cabor Decky Sabiandi Mantap Maju Calon Ketua KONI Kayong Utara

Ketua Umum MW KAHMI Kalbar Harisson sekaligus inisiator Majelis Intelegensia MW KAHMI Kalbar mengatakan forum ini dihadirkan untuk memperluas makna ibadah qurban agar tidak berhenti sebagai ritual keagamaan tahunan, tetapi menjadi sumber inspirasi dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

Menurutnya, spirit qurban mengandung nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, kepedulian sosial, keadilan, dan tanggung jawab bersama yang relevan dengan tantangan Indonesia saat ini.

“Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi bagaimana semangat pengorbanan itu ditransformasikan menjadi energi untuk merawat persatuan, mengurangi kesenjangan sosial, memperkuat ekonomi umat, dan membangun bangsa,” ujarnya.

Melalui Majelis Intelegensia ini, MW KAHMI Kalbar ingin menghadirkan ruang dialog yang mempertemukan berbagai perspektif, mulai dari agama, sosial, ekonomi, kebangsaan, hingga lingkungan hidup.

Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang dapat menjadi kontribusi nyata KAHMI bagi pembangunan daerah Khususnya di Kalimantan Barat maupun level nasional.

Harisson menjelaskan, Majelis Intelegensia akan menjadi agenda rutin MW KAHMI Kalbar dalam membahas berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat.

“Majelis Intelegensia ini diharapkan menjadi wadah bertemunya gagasan, pengalaman, dan keilmuan para alumni HMI serta berbagai elemen masyarakat untuk memberikan kontribusi pemikiran bagi Kalimantan Barat dan Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya MW KAHMI Kalbar menilai momentum pasca Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali makna pengorbanan dan kepedulian sosial sebagai fondasi dalam membangun Indonesia yang lebih adil, berdaya saing, dan berkemajuan. (*)