KabarKalimantan.id – Sekda Kalbar Harisson, menegaskan pentingnya penguatan kompetensi dokter spesialis untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks di Kalimantan Barat.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan tenaga medis yang unggul secara keilmuan, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Pernyataan tersebut disampaikan Harisson saat menghadiri Pelantikan Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Kalimantan Barat Periode 2025–2028 yang dirangkaikan dengan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan Ketujuh (PKB VII) di Hotel Novotel Pontianak, Sabtu (6/6/2026).
Baca Juga : Wagub Krisantus Ingatkan Pentingnya Jaga Identitas Budaya Saat Resmikan Rumah Adat Dayak di Sanggau
Pada kesempatan tersebut, Direktur Rumah Sakit Universitas Tanjungpura, dr. Mira Delima Asikin, MMR., Sp.PD., FINASIM., resmi dilantik sebagai Ketua PAPDI Cabang Kalimantan Barat Periode 2025–2028 oleh Ketua Umum PP PAPDI, Dr. dr. Eka Ginanjar, Sp.PD., K-Kv., FINASIM.
Harisson menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan PAPDI sebelumnya yang telah berkontribusi dalam memajukan organisasi sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan di Kalimantan Barat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus PAPDI periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Berbagai capaian yang telah diraih menjadi fondasi yang baik bagi kepengurusan berikutnya untuk terus melangkah maju,” ujarnya.
Dirinya juga menyampaikan ucapan selamat kepada dr. Mira Delima Asikin beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.
“Saya mengucapkan selamat kepada dr. Mira Delima Asikin yang kini mengemban amanah sebagai Ketua PAPDI Cabang Kalbar. Amanah ini tentu bukan tugas yang ringan, tetapi saya yakin dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, PAPDI Kalbar akan semakin berkembang serta dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Kalimantan Barat saat ini membutuhkan lebih banyak dokter spesialis yang memiliki kompetensi tinggi, profesional, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat.
“Ke depan, Kalimantan Barat membutuhkan tenaga dokter spesialis yang benar-benar mumpuni, memiliki kompetensi yang baik, dan memberikan pelayanan yang excellent kepada masyarakat,” ujarnya
“Pelayanan kesehatan tidak hanya soal kemampuan medis, tetapi juga bagaimana menghadirkan keramahan, empati, dan kepedulian kepada pasien,” ungkapnya.
Dirinya menekankan bahwa kemampuan dokter-dokter di Kalimantan Barat tidak kalah dibandingkan tenaga medis dari daerah maupun negara lain.
“Saya percaya dokter-dokter kita memiliki kemampuan dan kualitas yang sangat baik, dari sisi ilmu pengetahuan dan kompetensi, saya yakin tidak kalah dengan dokter-dokter dari mana pun. Yang perlu terus dijaga adalah semangat belajar, meningkatkan kemampuan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Sekda berharap kepengurusan yang baru mampu mengajak seluruh dokter spesialis penyakit dalam maupun tenaga kesehatan lainnya untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan.
“Ini menjadi tugas besar bagi Ketua PAPDI yang baru untuk merangkul dan mengajak seluruh anggota terus berkembang. Saya berharap seluruh dokter spesialis penyakit dalam di Kalbar dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” harapnya.
Ia optimistis di bawah kepemimpinan dr. Mira Delima Asikin, PAPDI Kalbar akan semakin maju dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan kesehatan daerah.
“Saya yakin PAPDI Kalbar akan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik. Organisasi profesi ini memiliki peran penting dalam menjaga kualitas layanan kesehatan dan meningkatkan kompetensi para anggotanya,” ujarnya. (*)














