KabarKalimantan.id – Masa depan pembangunan infrastruktur di Sarawak semakin terarah berkat pemanfaatan teknologi geospatial. Hal ini menjadi topik utama dalam ceramah yang diadakan oleh Jabatan Kerja Raya (JKR) Sarawak melalui Cawangan Penyelidikan dan Siasatan, pada Selasa (9/9) di Kuching.
Acara bertajuk “Geospatial Futures: Strengthening Sarawak’s Role in the Digital Mapping Era” ini dihadiri oleh para staf JKR dan dibuka oleh Direktur JKR Sarawak, Cassidy anak Morris. Dalam sambutannya, Cassidy menekankan pentingnya teknologi ini sebagai kunci utama dalam pembangunan infrastruktur modern.
“Pendekatan teknologi geospatial tidak hanya meningkatkan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan proyek, tetapi juga mendukung agenda Sarawak dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. JKR Sarawak berkomitmen untuk memperkuat serta menambah keahlian di bidang ini demi manfaat bagi rakyat dan negara bagian,” ujar Cassidy.
Peran Ahli Geospatial dan Teknologi Canggih
Ceramah ini disampaikan oleh Abdul Rashid bin Mohamed Shariff, seorang pakar geospatial dan remote sensing ternama. Ia berbagi wawasan mendalam mengenai transformasi cepat yang dibawa oleh teknologi geospatial. Menurutnya, teknologi seperti GIS (Geographic Information System), UAV (Unmanned Aerial Vehicle) mapping, remote sensing, dan analitik spasial berbasis AI memiliki peran krusial dalam pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
Diskusi interaktif ini memberikan pemahaman baru bagi para peserta tentang bagaimana data spasial dapat menjadi fondasi pengambilan keputusan yang lebih akurat dan efisien.
Langkah Strategis untuk Sarawak Berbasis Data
Program ini tidak hanya menjadi wadah berbagi ilmu, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi komunitas geospatial di Sarawak. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para profesional di bidang ini dapat terus memimpin inovasi di kancah nasional maupun internasional.
Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang antusias, penyerahan cenderamata kepada narasumber, serta sesi foto bersama para peserta. Inisiatif JKR Sarawak ini menunjukkan langkah serius pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis data dan teknologi, yang pada akhirnya akan berkontribusi signifikan terhadap kemajuan seluruh wilayah Sarawak.













