KabarKalimantan.id – Sebuah rumah kos yang berlokasi di Jalan Sekadau–Sintang, Gang Julia, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, dilalap si jago merah pada Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah aliran listrik dari PLN kembali normal.
Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo, melalui Kasi Humas IPTU Triyono, menjelaskan kronologi awal kejadian berdasarkan laporan dan keterangan saksi di lokasi.
“Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga bernama Alby Rizky Afriandi (27), yang tinggal bersebelahan dengan bangunan kos. Saksi mendengar informasi dari salah satu mahasiswa Institut Teknologi Keling Kumang tentang adanya kepulan asap dan api yang muncul dari atap rumah kos di samping rumahnya,” terang IPTU Triyono.
Melihat kondisi tersebut, warga segera bergerak cepat menghubungi tim pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman api.
Polisi Pastikan Bangunan Kos Kosong dan Nol Korban Jiwa
Dalam musibah ini, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa. IPTU Triyono menjelaskan bahwa pada saat kejadian, rumah kos dalam keadaan kosong.
“Bangunan rumah kos tersebut dalam keadaan kosong saat kejadian. Tiga orang penghuni kos juga sedang tidak berada di tempat,” ujarnya.
Meskipun demikian, kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir cukup besar dan saat ini masih dalam proses pendataan. Pemilik rumah kos, Bapak Aminudin, diketahui sedang berada di luar kota saat peristiwa terjadi.
Dugaan Kuat Penyebab Api: Korsleting Listrik
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian dari Polres Sekadau bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Sekadau langsung mendatangi lokasi. Tim segera mengamankan area dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, dugaan kuat mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu utama kebakaran.
“Polres Sekadau telah melakukan langkah-langkah awal, antara lain mendatangi TKP, mengumpulkan bukti, serta meminta keterangan dari saksi-saksi. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” tutup IPTU Triyono, menekankan bahwa tim penyidik akan terus bekerja untuk mengungkap detail insiden ini.














