IKN Terapkan Sistem Transaksi Nontunai, Menuju Kota Masa Depan yang Cerdas

KabarKalimantan — Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin mantap melangkah menuju predikat kota modern. Dalam terobosan terbarunya, Otorita IKN resmi menetapkan penerapan sistem transaksi tanpa uang tunai (cashless) di seluruh kawasan ibu kota baru tersebut.

Kebijakan ini menjadi bagian dari visi besar menjadikan IKN sebagai smart city yang mengutamakan efisiensi, keamanan, dan kemajuan teknologi. Untuk merealisasikan konsep itu, Otorita IKN menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai mitra strategis.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi akselerator pembentukan masyarakat nontunai (cashless society) di IKN. Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan Otorita IKN, Desiderius Fibi Indrayana, menegaskan bahwa transaksi tanpa uang tunai akan menjadi standar utama di seluruh wilayah IKN.

“Langkah ini tidak hanya menghadirkan kemudahan bertransaksi, tetapi juga meningkatkan keamanan, memperkuat modernitas, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, pembangunan mega proyek pemindahan ibu kota negara yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terus menunjukkan progres signifikan. Sejumlah infrastruktur dasar telah rampung, menandai dimulainya tahap awal pemindahan pada tahun ini.

Fasilitas yang sudah selesai antara lain Istana Negara, Istana Garuda, 15 embung, instalasi pengolahan air, dan jaringan jalan utama. Adapun proyek yang akan segera diselesaikan meliputi Tol Akses IKN, kantor kementerian koordinator, dan hunian ASN.

Dengan fondasi infrastruktur yang kian kuat serta inovasi teknologi yang progresif, IKN bersiap tampil sebagai simbol kemajuan Indonesia di panggung dunia—sebuah kota masa depan yang cerdas, aman, dan sepenuhnya nontunai.