Gubernur Kalbar Ria Norsan Komitmen Perbaiki Infrastruktur dan Perkuat Nilai Keagamaan di Ketapang

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan

KabarKaliamntan.id — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyatakan komitmennya untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur rusak serta mendorong penguatan nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Ketapang, Minggu (22/6/2025).

Dalam sambutannya, Norsan menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan masyarakat Kalbar, khususnya di Kabupaten Ketapang, yang telah memberikan amanah kepadanya untuk memimpin Kalimantan Barat.

“Insya Allah, saya akan menjalankan tugas ini sebaik-baiknya,” ujarnya di hadapan masyarakat.

Ia mengungkapkan, salah satu aspirasi utama warga Ketapang adalah terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan menghambat aktivitas harian warga. Menurutnya, perbaikan jalan akan menjadi salah satu prioritas program pembangunan selama masa kepemimpinannya.

“Masalah jalan rusak menjadi keluhan utama warga. Dalam lima tahun ke depan, kami upayakan agar jalan-jalan di Kalbar, termasuk Ketapang, dapat diperbaiki dan bebas dari kerusakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Norsan menekankan bahwa pembangunan fisik akan disinergikan dengan pembangunan spiritual. Ia mengajak masyarakat untuk turut memakmurkan masjid dan memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Kita bangun Kalbar bukan hanya secara fisik, tapi juga secara spiritual. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ibadah, termasuk membiasakan diri bangun subuh dan hadir di masjid,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengutip surah Ali Imran ayat 104 yang menyerukan kepada kebaikan dan pencegahan kemungkaran sebagai fondasi kehidupan beradab.

“Nilai-nilai keagamaan harus menjadi pijakan moral dalam kehidupan sosial kita. Mari jadikan masjid sebagai pusat peradaban dan penguatan moral bangsa,” ajak Norsan.

Ia menutup sambutannya dengan harapan agar Kalimantan Barat terus berkembang menjadi provinsi yang maju, religius, dan bermartabat.