KabarKalimantan.id – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengajak generasi muda menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman dan tantangan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Krisantus saat melantik Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Masa Bakti 2026–2030 sekaligus membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (31/7/2026).
Dalam sambutannya, Krisantus menegaskan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar persiapan menghadapi Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.
Dirinya mengatakan pelantikan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia memiliki makna strategis karena para purna Paskibraka diharapkan menjadi penggerak sekaligus teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
Baca Juga : Ria Norsan Gelar Pasar Murah, Paket Sembako Bersubsidi Dijual Rp50 Ribu Diserbu Warga Teluk Batang
“Pancasila adalah napas kebangsaan, jiwa Indonesia, dan kompas moral dalam melangkah. Di tengah arus modernisasi dan perubahan dunia yang begitu cepat, pelantikan ini bukan sekadar memegang gelar, melainkan menjadi benteng moral dan teladan hidup, penjaga keberagaman, penyebar rasa kasih, serta penyala api persatuan di mana pun kalian melangkah,” ujar Krisantus.
Menurutnya, keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki Kalimantan Barat merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui semangat persatuan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Ia berpesan kepada seluruh calon Paskibraka agar mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan penuh disiplin, semangat belajar, serta menjunjung tinggi integritas.
“Kalian adalah putra-putri terbaik yang telah melalui proses seleksi dengan penuh perjuangan. Ikutilah seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh, tunjukkan disiplin, semangat belajar, kerja sama, serta hormat kepada pelatih dan pamong,”
“Jadilah pribadi yang rendah hati dan berintegritas. Keberhasilan seorang Paskibraka bukan hanya diukur dari kemampuan mengibarkan Sang Merah Putih dengan sempurna, tetapi juga dari kemampuan menjaga nama baik daerah, menjadi teladan di sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Krisantus juga meminta seluruh pelatih, pamong, dan panitia memberikan pembinaan secara profesional, humanis, dan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pembentukan karakter sebagaimana diamanatkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Ia menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi perekat bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Sampai hari ini Republik Indonesia tetap utuh sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia berkat Pancasila. Itulah pentingnya pemahaman Pancasila dalam sikap, perilaku, dan kehidupan sehari-hari. Mari kita amalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat Mohammad Bari menjelaskan bahwa pelantikan Pelaksana DPPI Masa Bakti 2026-2030 bertujuan membentuk wadah bagi purna Paskibraka untuk mengaktualisasikan sekaligus membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
Selain itu, Diklat Calon Paskibraka Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 bertujuan membentuk mental, kedisiplinan, ketahanan fisik, dan wawasan kebangsaan para peserta agar siap menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Bari mengatakan pelatihan tahun ini diikuti 30 peserta, terdiri atas 15 putra dan 15 putri yang merupakan perwakilan dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Selama pelatihan, para peserta dibimbing oleh pelatih dari unsur TNI, Polri, DPPI, tenaga kesehatan, serta Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat.
Melalui pelantikan DPPI dan penyelenggaraan Diklat Paskibraka tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap lahir generasi muda yang tidak hanya mampu menjalankan tugas kenegaraan dengan baik, tetapi juga menjadi pelopor persatuan, pengamal nilai-nilai Pancasila, serta calon pemimpin bangsa yang berintegritas dan cinta tanah air. (*)














