100 Hari Kerja, Wali Kota Pontianak Tuntaskan Program Prioritas Lintas Sektor

Wali Kota Edi Rusdi Kamtono dan Wakil Wali Kota

KabarKalimantan.id — Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Wakil Wali Kota Bahasan resmi menuntaskan 100 hari masa kerja sejak pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Selama periode tersebut, serangkaian program prioritas berhasil direalisasikan, mencakup bidang kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi.

Sejumlah capaian strategis berhasil dituntaskan secara menyeluruh. Di antaranya adalah penanggulangan tuberkulosis (TBC), percepatan cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage/UHC), peningkatan alokasi dana operasional RT/RW, serta pemberian insentif tambahan bagi guru mengaji tradisional dan petugas fardu kifayah. Di sektor ekonomi, Pemkot turut mendorong produktivitas UMKM melalui perbaikan kualitas kemasan produk, penanganan titik-titik genangan air, dan upaya pengendalian inflasi.

“Seluruh capaian ini adalah hasil kerja kolektif dari perangkat daerah, didukung semangat kolaborasi lintas sektor,” ujar Edi Kamtono, Senin (2/6).

UHC telah mencapai 100 persen dalam waktu singkat, sementara penanganan genangan air berhasil melampaui target. Pengendalian inflasi juga menunjukkan hasil positif yang signifikan, turut memperkuat stabilitas ekonomi lokal.

Edi menekankan, keberhasilan program-program ini tak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, sektor swasta, dan masyarakat. Ia menyebut kolaborasi sebagai kunci menjadikan Pontianak sebagai kota inklusif, cerdas, dan berdaya saing.

Selain itu, Edi mengajak masyarakat untuk terus terlibat aktif dalam pembangunan kota. Menurutnya, partisipasi publik, keterbukaan informasi, dan akuntabilitas harus menjadi fondasi dalam tata kelola pemerintahan yang sehat.

“Pontianak adalah rumah bersama. Mari kita jaga dan bangun kota ini dengan semangat gotong royong dan kerja cerdas. Tujuan kita jelas: menciptakan kota yang aman, sehat, dan sejahtera bagi seluruh warganya,” tutupnya.