KabarKalimantan.id – Pemerintah Kabupaten Landak resmi memulai program perluasan areal tanaman jagung dengan memanfaatkan skema kredit pertanian. Kegiatan tanam perdana dilaksanakan di lahan milik PTPN IV Regional V, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Selasa (9/9/2025).
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menjelaskan penanaman awal dilakukan di atas lahan seluas 5 hektar. Ke depan, Pemkab Landak menargetkan penambahan 15 hektar lahan baru melalui dukungan kredit pertanian senilai Rp300 juta.
“Memang sempat terkendala biaya, namun kini kita sudah temukan solusi melalui skema kredit pertanian. Pemerintah daerah bertindak sebagai penjamin sekaligus memberikan pendampingan business plan agar pembiayaan ini tepat sasaran,” ujar Karolin.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan petani lokal. Dengan dukungan pembiayaan yang jelas, hasil panen dari lahan yang lebih luas diperkirakan lebih optimal dibandingkan sebelumnya.
“Ini bentuk komitmen kami mendukung ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan ekonomi masyarakat lewat sektor pertanian,” tambah Karolin.
Kegiatan tanam perdana tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Balai Perlindungan Tanaman Kalbar, hingga manajemen PTPN XIII Ngabang.
Program perluasan lahan jagung ini menjadi langkah strategis Pemkab Landak dalam memaksimalkan potensi pertanian berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan kelompok tani diharapkan menjadi model pengembangan pangan yang bisa direplikasi di wilayah lain.












