Impian Gedung Baru SMAN 3 Nunukan Segera Terwujud

Coastal Road dan Jalan Lingkar Ditangani Pemprov Kaltara

Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala meninjau proyek pembangunan di Nunukan, termasuk gedung baru SMAN 3 senilai Rp11,4 miliar, Coastal Road, dan penanganan Jalan Lingkar. foto: BIRO ADPIM

KabarKalimantan.id – Impian warga Kabupaten Nunukan untuk memiliki gedung permanen bagi SMAN 3 Nunukan akhirnya segera terwujud. Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, meninjau langsung progres pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di Jalan Abdul Rajab, Sei Bilal, Rabu (24/9/2025).

Sekolah yang berdiri sejak Juli 2022 itu hingga kini masih menumpang di SD Negeri 11 Nunukan untuk proses belajar mengajar. Melalui dana APBD Pemprov Kaltara 2025, gedung baru senilai Rp11,4 miliar tengah dibangun dengan progres fisik mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung Desember 2025.

Gedung dua lantai ini akan memiliki delapan ruang kelas, ruang kepala sekolah, serta ruang wakil kepala sekolah di lahan seluas 1,4 hektare. Saat ini, SMAN 3 Nunukan memiliki 324 siswa, 24 guru, dan 19 tenaga kependidikan.

“Kami minta kontraktor mengatur waktu dengan baik. Jika cuaca mendukung, manfaatkan untuk percepatan, tapi kualitas tetap nomor satu,” tegas Wagub Ingkong Ala.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus, mengapresiasi langkah cepat Pemprov Kaltara. Menurutnya, kehadiran gedung baru akan membantu mengatasi keterbatasan daya tampung.

“Lebih dari 3.000 lulusan SMP di Pulau Nunukan membutuhkan SMA. Dengan gedung baru ini, daya tampung sekolah bisa lebih luas,” ujarnya.

Proyek Infrastruktur Lainnya di Nunukan

Selain SMAN 3, beberapa proyek vital lain juga ditinjau, di antaranya:

Gedung UPT Bapenda Kelas A Wilayah Nunukan senilai Rp3,6 miliar (progres 50%).

Pembangunan Jalan Coastal Road ruas Rusunawa–Pangkalan TNI AL senilai Rp4,3 miliar (progres 40%).

Penanganan longsor Jalan Lingkar Pulau Nunukan sepanjang 112 meter senilai Rp2,9 miliar, ditargetkan selesai Desember 2025.

Long segment Jalan Lingkar Nunukan–Binusan–Sei Banjar–Mansapa–Pelabuhan Ferry Sei Jepun sepanjang 939 meter senilai Rp4,9 miliar (progres 21,1%).

Wagub menegaskan pentingnya koordinasi antara Pemprov dan Pemkab Nunukan. “Kami harap semua pihak ikut mengawasi. Jika ada kendala, segera komunikasikan agar solusi bisa dicapai bersama,” katanya.

Dengan sederet proyek strategis ini, Pemprov Kaltara menunjukkan komitmen untuk meratakan pembangunan dan memperkuat infrastruktur pendidikan serta konektivitas di Kabupaten Nunukan.