KabarKalimantan.id — Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Andi Rudi Latif secara resmi melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-36 yang akan mewakili Kabupaten Tanah Bumbu di ajang tingkat provinsi. Kegiatan pelepasan berlangsung di Batulicin, Selasa (17/6/2025), dihadiri jajaran Pemkab Tanah Bumbu, Forkopimda, LPTQ, dan para pendamping.
Total rombongan yang dilepas sebanyak 100 orang, terdiri dari 58 peserta serta dewan hakim, pelatih, official, dan pendamping. Mereka akan bertanding dalam ajang MTQN tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kabupaten Banjar pada 19–27 Juni 2025.
Bupati Andi Rudi Latif, yang akrab disapa Bang Arul, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tanah Bumbu atas peran aktif dalam membina dan menyiapkan para peserta secara intensif melalui program pelatihan terpusat (Training Center MTQ).
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi LPTQ Tanah Bumbu yang telah bekerja keras menyiapkan para peserta dengan penuh dedikasi. Ini bukti nyata komitmen kita dalam membangun generasi Qur’ani,” ujar Bupati.
Dalam arahannya, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama mengikuti kompetisi. Ia meminta peserta untuk memperhatikan waktu istirahat, menjaga pola makan, serta membangun komunikasi yang baik dalam menyelesaikan masalah yang mungkin muncul.
“Kalau kita menjaga itu semua dengan niat ibadah, insya Allah akan sukses. Bukan hanya sukses di dunia, tapi juga di akhirat,” ucapnya penuh semangat.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa lantunan ayat suci Al-Qur’an bukan hanya dinilai dari kemerduan suara dan hafalan, namun harus tercermin dalam perilaku dan akhlak para peserta sehari-hari.
“Saya harap para kafilah Tanah Bumbu mampu menunjukkan dedikasi dan rasa tanggung jawab yang tinggi dalam mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Tak hanya kepada peserta, Bang Arul juga menyampaikan pesan kepada para pembina agar terus mendampingi dan membina peserta dengan sungguh-sungguh, baik secara teknis maupun spiritual, agar kemampuan terbaik peserta dapat muncul saat tampil di arena lomba.
Ketua Umum LPTQ Tanah Bumbu, Yulian Herawati, turut memberikan pengarahan teknis terakhir kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya disiplin, fokus, serta semangat kerja sama tim dalam menghadapi ajang yang sangat kompetitif ini.
“Kita telah melalui tahapan panjang, mulai dari seleksi hingga pembinaan. Kini saatnya menunjukkan hasil dari semua usaha yang telah dilakukan,” ujarnya.
Pelepasan kafilah ini menjadi momentum penting bagi Tanah Bumbu dalam mendorong semangat keagamaan dan pembinaan generasi muda yang berakhlakul karimah. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan LPTQ, diharapkan kafilah Tanah Bumbu dapat meraih prestasi membanggakan pada MTQN ke-36 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.












