KabarKalimantan.id – Ria Norsan mengintruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar mempercepat proses pembangunan kembali jembatan Sungai Kakap yang mengalami kerusakan.
Proyek strategis itu merupakan pembangunan ulang jembatan secara total dengan desain konstruksi yang lebih modern, kuat, dan berstandar keselamatan tinggi untuk mendukung konektivitas masyarakat dan kelancaran arus transportasi di wilayah Kecamatan Sungai Kakap.
Ria Norsan menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.
“Hari ini kita melakukan peninjauan Jembatan Sungai Kakap yang akan dibongkar untuk dibangun kembali. Jembatan ini akan menggunakan konstruksi girder serta tiang pancang spun pile berdiameter 50 cm. Mudah-mudahan dengan pembangunan ini, lalu lintas masyarakat semakin lancar,” ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan jembatan Selasa (25/11/2025).
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Luncurkan Program Gema Membangun Desa di Sungai Kakap
Jembatan baru tersebut dirancang menggunakan material Steel Girder (Gelagar Baja) dengan sistem struktur dan fondasi modern. Adapun nilai kontrak pembangunan tercatat sebesar Rp 8 miliar.
Lebih lanjut, Gubernur memastikan bahwa pembangunan tetap ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025. Dirinya menyampaikan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak pelaksana pekerjaan agar percepatan dapat dilakukan tanpa mengurangi standar mutu pembangunan.
“Target tetap akhir Desember. Kita sudah diskusikan agar pekerjaan dilakukan secara maksimal, bila perlu menggunakan sistem shift siang dan malam,” ujarnya
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap, setelah jembatan ini selesai dibangun, masyarakat dapat merasakan manfaat signifikan berupa peningkatan keselamatan, kelancaran distribusi barang, serta mobilitas warga di wilayah Sungai Kakap dan sekitarnya. (*)














