KabarKalimantan.id – Di tengah suasana haru dan penuh kebanggaan perpisahan siswa-siswi kelas XII, Selasa, 5 Mei 2026, sebuah langkah strategis turut dihadirkan sebagai bagian dari penguatan dunia pendidikan dan literasi media di Kota Pontianak.
Media online KabarKalimantan.id secara resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan SMA Muhammadiyah 1 Pontianak.
Proses penandatanganan dilakukan oleh Direktur KabarKalimantan.id Hamdan dan Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Slamet Riyanto M.Pd serta turut disaksikan oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PW Muhammadiyah Kalimantan Barat Dr Amrozi Zakso, M. Pd di Qubu Resort.
Kerja sama ini menjadi komitmen bersama dalam mendorong pengembangan literasi media, peningkatan kapasitas guru dan siswa, serta membuka ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri media.
Baca Juga : 1861 Jemaah Calon Haji Kalbar Bersiap Berangkat Menuju Emberkasi Batam
Sebagai bahan informasi KabarKalimantan.id merupakan media jaringan dari PT Kabar Grup Indonesia (KGI). PT Kabar Grup Indonesia adalah salah satu pilar kuat di dunia media online Indonesia, yang berdedikasi menghadirkan informasi akurat, relevan, dan beragam kepada masyarakat.
Direktur KabarKalimantan.id Hamdan mengatakan kerjasama dengan SMA 1 Muhammadiyah Pontianak merupakan wahana untuk mendekatkan Jurnalistik dengan para pelajar.
“Kami melihat sekolah sebagai ruang strategis untuk membangun budaya literasi yang kuat. Melalui kerja sama ini, KabarKalimantan.id ingin hadir lebih dekat dengan pelajar, memberikan pengalaman langsung terkait dunia jurnalistik, serta mendorong lahirnya generasi muda yang kritis dan terbuka terhadap informasi, ” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Slamet Riyanto M.Pd turut mengapresiasi MoU yang baru saja dilakukan. Pihaknya ingin, segera menindaklanjuti MoU tersebut dengan penyusunan program bersama.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah konkret dalam memperkaya proses pembelajaran di sekolah. Kolaborasi dengan media tentu akan memberikan wawasan baru bagi siswa, terutama dalam memahami informasi secara bijak dan bertanggung jawab.”
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi berlanjut pada berbagai program nyata seperti pelatihan jurnalistik, publikasi karya siswa, hingga penguatan literasi digital di lingkungan sekolah.
“Momentum ini menjadi penanda bahwa sinergi antara media dan dunia pendidikan merupakan kunci dalam mencetak generasi yang adaptif, kritis, dan siap menghadapi tantangan era informasi, ” ujarnya. (*)












