Perkuat Sains dan Teknologi, SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Terus Siapkan Generasi Unggul

SMA Muhammadiyah 1 Pontianak tetap menempatkan pendidikan karakter sebagai prioritas utama melalui program unggulan Al-Islam Ke-Muhammadiyahan

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, Selamet Rianto saat memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi pada Pelepasan siswa-siswi kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Pontianak yang berlangsung di Ballroom Qubu Resort, Selasa (5/5/2026)/Istimewa.

KabarKalimantan.id – Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, Selamet Rianto, menegaskan komitmen sekolah dalam mengembangkan kemampuan siswa di bidang sains dan teknologi.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara pelepasan siswa-siswi kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Pontianak yang berlangsung di Ballroom Qubu Resort, Selasa (5/5/2026).

“Terutama robotik, serta meningkatkan penguasaan bahasa asing,” ucapnya.

Selamet menuturkan untuk mecapai penguatan tersebut tidak dilakukan secara mandiri, melainkan melalui kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Muhammadiyah dan Universitas Tanjungpura.

Selain itu, sekolah juga menjalin kerja sama internasional dengan Universiti Teknologi Malaysia, khususnya dalam pengembangan teknologi robotika.

Baca Juga : SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Diproyeksikan Jadi Sekolah Unggulan Utama di Kalbar

Di sisi lain, SMA Muhammadiyah 1 Pontianak tetap menempatkan pendidikan karakter sebagai prioritas utama melalui program unggulan Al-Islam Ke-Muhammadiyahan.

Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dalam keseharian siswa, mulai dari kegiatan tadarus Al-Qur’an, salat dhuha, kultum, hingga pembelajaran tentang fardu kifayah dan aktivitas khusus selama bulan Ramadan.

Pendekatan tersebut dinilai penting dalam membentuk pribadi siswa yang religius dan berakhlak.

“Sementara itu, untuk pengembangan non-akademik, kami juga memfasilitasi siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti voli, basket, pencak silat, dan paskibra, yang dibimbing oleh pelatih profesional,” ungkapnya.

Kemudian dalam upaya menjaga kualitas pendidikan, sekolah menerapkan standar ketat dalam perekrutan tenaga pendidik, disertai program peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan.

Pembinaan internal dilakukan melalui rapat kerja rutin, In-House Training (IHT), serta supervisi berkelanjutan dari Majelis Dikdasmen Muhammadiyah di tingkat wilayah dan pusat.

Upaya peningkatan mutu tersebut membuahkan hasil positif. SMA Muhammadiyah 1 Pontianak berhasil meraih akreditasi A (Sangat Baik) dengan nilai 97.

Kepercayaan masyarakat pun terus diperkuat melalui penerapan budaya disiplin, dengan kegiatan belajar yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB melalui program “Tasadaku” (Tadarus, Salat Dhuha, dan Kultum), dilanjutkan pembelajaran hingga pembinaan khusus untuk kompetisi di sore hari.

“Dengan pendekatan pendidikan yang menyeluruh ini, kami optimistis mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berlandaskan nilai-nilai keislaman,” pungkasnya. (*)