KabarKalimantan.id – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengapresiasi aksi donor darah yang digelar Bank Kalbar dalam rangka peringatan HUT ke-62.
Di saat yang sama, Krisantus menekankan pentingnya penguatan likuiditas bank daerah sebagai fondasi memperkuat ekonomi Kalbar.
Kegiatan donor darah yang berlangsung di Gedung Diklat Dana Pensiun Bank Kalbar, Selasa (5/5/2026), menargetkan 400 kantong darah.
Aksi ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Bank Kalbar dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat.
Menurut Krisantus, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Bank Kalbar tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga memiliki peran sosial yang kuat.
Baca Juga : Rawan Genangan Air, Dinas PUTR Lakukan Normalisasi Drainase di Seputaran Kota Ketapang
“Aksi donor darah ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial. Bank Kalbar hadir untuk menjawab kebutuhan kemanusiaan, khususnya dalam menjaga ketersediaan stok darah di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Dirinya berharap semangat berbagi tersebut terus berlanjut seiring dengan peningkatan kinerja institusi. Menurutnya, keseimbangan antara fungsi sosial dan ekonomi akan memperkuat posisi Bank Kalbar di tengah masyarakat.
Namun, di usia ke-62 ini, Krisantus juga mengingatkan pentingnya pembenahan fundamental keuangan. Ia mendorong Direksi Bank Kalbar untuk mengevaluasi kebijakan limit transaksi nasabah, baik individu maupun korporasi, guna menarik dana dari pelaku usaha besar di daerah.
“Saya ingin Bank Kalbar memiliki klasifikasi layanan yang jelas, mulai dari limit kecil hingga kelas investasi yang mampu memfasilitasi transaksi miliaran rupiah. Dengan layanan yang optimal, investor akan terdorong menempatkan dananya di bank daerah,” tegasnya.
Menurutnya, penguatan likuiditas menjadi kunci dalam mempercepat transformasi digital perbankan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Ia menegaskan, Bank Kalbar harus mampu menjadi institusi yang kompetitif, bahkan unggul di tingkat nasional.
“Kita ingin dana masyarakat dan investor berputar di daerah sendiri. Dengan pelayanan yang semakin prima dan limit yang kompetitif, Bank Kalbar akan tumbuh menjadi institusi yang tangguh dan membanggakan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalbar, Lismaryani, menyampaikan apresiasi kepada para pendonor yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Menyumbangkan sebagian kecil dari diri Anda telah menyelamatkan nyawa sesama. Selain itu, donor darah rutin juga baik untuk kesehatan, seperti membantu regenerasi sel darah merah dan menjaga kesehatan jantung,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-62 ini menjadi momentum bagi Bank Kalbar untuk menegaskan komitmennya, tidak hanya dalam penguatan bisnis dan keuangan, tetapi juga dalam aksi sosial kemanusiaan yang berkelanjutan. (*)












