Pemprov Kalbar Jajaki Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Malaysia

Penguatan kualitas pendidikan menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan daya saing daerah

SILATURAHMI - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menerima kunjungan silaturahmi dari elegasi bidang pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Ruang Kerja Gubernur Kalbar, Selasa (28/4/2026)

KabarKalimantan.id – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, membuka peluang kerja sama strategis dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia sebagai langkah memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat.

Komitmen itu disampaikan saat menerima kunjungan delegasi bidang pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Ruang Kerja Gubernur Kalbar, Selasa (28/4/2026).

Pertemuan tersebut membahas penjajakan peluang kolaborasi di sektor pendidikan tinggi, termasuk pertukaran pengalaman dan penguatan kerja sama yang dinilai dapat menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan SDM di Kalimantan Barat.

“Kerja sama pendidikan ini investasi yang sangat baik untuk masa depan. Kalau pendidikan maju, masyarakat juga akan ikut maju,” ujarnya.

Baca Juga : Ratusan CPNS Pemprov Kalbar Ikut Penguatan Kompetensi Teknis

Menurutnya, penguatan kualitas pendidikan menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan daya saing daerah, sekaligus menopang percepatan peningkatan IPM Kalbar.

Karena itu, Norsan menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif kerja sama tersebut dan meminta perangkat daerah terkait segera mengkaji langkah tindak lanjut agar peluang kolaborasi dapat diwujudkan secara konkret.

“Kami mendukung program ini dan meminta OPD terkait menindaklanjuti apa yang menjadi tujuan pertemuan ini,” ujarnya.

Delegasi Malaysia dipimpin Menteri Penasihat Kedutaan (Pendidikan) Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Dr. Hasnul Faizal bin Hushin Amri, bersama jajaran Konsulat Malaysia dan atase pendidikan.

Turut hadir dalam rombongan antara lain Konsul Malaysia Encik Azizul Zekri bin Abdul Rahim, Atase Pendidikan Encik Abdul Aziz bin Abdullah, Atase Polisi Konsulat Malaysia Pontianak ASP Mohd Anuar bin Mohd Yusoff, serta Atase Imigrasi Puan Nurul Natasha binti Mohd Surianshah.

Pertemuan tersebut, menurut Norsan, juga menjadi ruang pertukaran pengalaman untuk memperkuat kualitas pendidikan, termasuk membuka peluang kerja sama yang berorientasi pada peningkatan kapasitas SDM dan daya saing generasi muda Kalbar.

Ia menegaskan pembangunan sumber daya manusia akan terus menjadi fokus pemerintah daerah, karena menjadi fondasi utama pembangunan jangka panjang.

Melalui penjajakan ini, Pemprov Kalbar berharap kerja sama pendidikan lintas negara dapat menjadi salah satu pintu percepatan transformasi kualitas pendidikan di daerah, sekaligus memperkuat posisi Kalbar sebagai wilayah yang terbuka terhadap kolaborasi internasional. (*)