Alexander Wilyo Ajak Kades Semangat Membangun Daerah di Tengah Kebijakan Efisiensi

Bupati Ketapang Yakinkan Kepala Desa Bahwa Badai Pasti Berlalu

Bupati Ketapang Alexander Wilyo (Prokopim Ketapang)

KabarKalimantan.id – Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan bahwa kondisi sulit akibat dampak nasional yang berimbas pada keuangan daerah dan desa tidak boleh sampai mematahkan semangat pengabdian seluruh aparatur pemerintah desa, khususnya di Kabupaten Ketapang pada Kamis (15/1/2026)

Pesan tersebut disampaikannya saat peringatan Hari Desa dihadapan para kepala desa se-Kabupaten Ketapang.

Alexander Wilyo turut menyampaikan empati atas kegelisahan yang dirasakan oleh pemerintah desa di tengah kebijakan penyesuaian dan efisiensi anggaran.

Menurutnya, situasi tersebut merupakan kenyataan yang harus dihadapi bersama, meskipun akan tidak mudah.

“Penyesuaian dan efisiensi adalah kenyataan yang harus kita hadapi bersama. Ini tidak mudah, tetapi tidak boleh memadamkan semangat pengabdian untuk mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga : Pontianak Langganan Event Nasional, Wali Kota Sebut Pontianak Kota Toleran dan Ramah Jadi Daya Tarik

Dirinya menegaskan bahwa kondisi sulit bukanlah sesuatu yang bersifat permanen. Oleh karena itu, Alex mengajak seluruh kepala desa untuk tetap berdiri, bekerja, dan melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

“Yakinlah, badai pasti berlalu. Tidak ada situasi sulit yang bersifat permanen. Yang terpenting, kita tetap berdiri, tetap bekerja, dan tetap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” kata Alexander.

Pada momentum Hari Desa tersebut, Bupati Ketapang juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan kebijaksanaan dalam mengelola pemerintahan desa.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan melemahnya semangat dan komitmen pelayanan publik.

“Efisiensi boleh terjadi, keterbatasan boleh ada, tetapi semangat tidak boleh padam. Desa harus terus menyala,” tegasnya.

Alex menutup arahannya dengan menekankan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

Dirinya mengajak seluruh unsur pemerintah desa untuk menghadapi situasi saat ini secara bersama-sama, dengan kepala tegak dan semangat kebersamaan demi Ketapang yang tetap kuat dan berdaya. (*)