Kalbar  

Mengharukan! Sekda Kapuas Hulu Mohd. Zaini Purna Tugas Setelah 32 Tahun Mengabdi, Sampaikan Ucapan Pamit dan Permohonan Maaf Tulus

Masa Pengabdian Panjang: Mohd. Zaini Pamit Setelah 32 Tahun Bertugas

Sekda Kapuas Hulu, Mohd Zaini, saat memimpin rakor persiapan menyambut kunjungan Delegasi Kementerian Pengangkutan Sarawak (MTOS), Selasa (22/7/25). (FOTO: DISKOMINFOTIK-KH)

KabarKalimantan.id – Kabar haru datang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Dr. Drs. H. Mohd. Zaini, M.M., Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Hulu, secara resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) per tanggal 1 Oktober 2025. Momen purna tugas ini menandai berakhirnya pengabdian Dr. Mohd. Zaini selama 32 tahun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

Dalam sebuah pernyataan yang menyentuh, Dr. Mohd. Zaini bersama istri, Ny. Hj. Nursyamsiah Zaini, menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus permohonan diri kepada seluruh pihak.

Ungkapan Terima Kasih dan Permohonan Maaf yang Tulus

Mohd. Zaini menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas segala bimbingan, bantuan, dan kerja sama yang telah diberikan oleh rekan kerja, Bapak/Ibu, serta seluruh elemen masyarakat selama ia menjalankan tugas di Pemerintahan Kabupaten Kapuas Hulu, khususnya di Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu.

“Sehubungan dengan berakhirnya masa tugas saya sebagai Aparatur Sipil Negara terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2025, maka pada kesempatan yang baik ini saya dan keluarga mohon diri dalam rangka memasuki masa purna tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu,” tulisnya dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus dan rendah hati. “Selanjutnya, dengan segala kerendahan hati izinkan saya untuk mengucapkan permohonan maaf yang setulus-tulusnya, sekiranya selama saya menjalankan tugas baik secara kedinasan maupun secara pribadi terdapat kesalahan dan kekhilafan baik di sengaja maupun tidak disengaja selama selama memimpin sebagai Aparatur Sipil Negara pada Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu,” lanjutnya.

Filosofi Pengabdian dan Doa Penutup

Mohd. Zaini juga mengutip dua pepatah yang erat kaitannya dengan integritas dan tantangan dalam pengabdian, yakni “TAK ADA GADING YANG TAK RETAK” dan “TAK ADA LAUT YANG TAK BERGELOMBANG”. Pepatah ini seolah menjadi refleksi bahwa kesempurnaan hanya milik Tuhan, dan segala kekurangan ada pada dirinya sebagai manusia biasa.

Sebagai penutup, ia dan keluarga memanjatkan doa, “Semoga ALLAH SWT senantiasa melimpahkan Rahmat, Taufik dan Hidayahnya kepada kita sekalian.”

Pengabdian selama lebih dari tiga dekade merupakan waktu yang panjang dan penuh dedikasi. Perpisahan dengan sosok yang telah lama memimpin birokrasi ini tentu menyisakan kesan mendalam bagi jajaran ASN dan masyarakat Kapuas Hulu. Dr. Drs. H. Mohd. Zaini, M.M., dan Ny. Hj. Nursyamsiah Zaini, menutup lembaran pengabdian ini dengan harapan agar Kapuas Hulu terus maju dan berkembang.