Minibus Dinas RSU Kota Tarakan Terjun ke Halaman Warga, Diduga Sopir Kaget Saat Tanjakan

Istimewa - Proses evakuasi kendaraan dinas Toyota Rush yang terbalik di pekarangan rumah warga

KabarKalimantan.id — Sebuah minibus dinas berpelat merah jenis Toyota Rush dengan nomor polisi KU-1374-J mengalami kecelakaan dan terbalik di halaman rumah warga di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Selumit, Kota Tarakan, Sabtu (7/6/2025). Insiden ini terjadi sekitar pukul 13.57 WITA dan mengundang perhatian warga sekitar.

Menurut saksi mata, mobil sempat melaju di tanjakan sebelum akhirnya mundur dan terjun ke pekarangan rumah warga. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang dokter, diduga pegawai Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT).

“Katanya mobil dinas, dokter yang bawa. Tadi ada perempuan yang luka lecet di situ,” ujar warga tersebut.

Keterangan awal menyebutkan, kecelakaan terjadi saat kendaraan berpapasan dengan mobil lain dari arah berlawanan saat menanjak. Sopir diduga panik hingga mesin mati dan kendaraan berjalan mundur tanpa terkendali.

“Jalan ini sempit dan menanjak, mungkin dia baru pertama lewat sini, kaget lalu mundur,” tambahnya.

Evakuasi mobil berlangsung cukup lama karena posisi kendaraan yang menyulitkan proses pengangkatan. Warga bersama petugas mengevakuasi kendaraan menggunakan mobil crane, dan proses selesai sekitar pukul 16.00 WITA.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan, AKP Rudika Harto Kanajiri, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan kecelakaan terjadi akibat kurangnya kehati-hatian pengemudi, yang diketahui bernama Whyra Pratama Said.

“Pengemudi kurang berhati-hati dan kehilangan kendali. Berdasarkan hasil interogasi, kendaraan tersebut adalah mobil dinas milik RSU Kota Tarakan,” terang AKP Rudika.

Ia juga membenarkan bahwa kecelakaan dipicu oleh kondisi jalan yang sempit dan tanjakan tajam. Setelah kejadian, pelat nomor mobil diketahui telah dilepas. Namun belum diketahui siapa yang melepas dan menyimpan pelat tersebut.

“Tidak ada korban jiwa. Kami sudah mengamankan barang bukti dan akan melakukan olah TKP lanjutan, serta memeriksa saksi-saksi untuk proses administrasi pemberkasan,” pungkasnya.