Kabarkalimantan.id — Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menyampaikan apresiasi dan harapan agar kesejahteraan petani di wilayahnya semakin meningkat seiring keberhasilan panen raya jagung serentak kuartal II yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Kandasan, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang.
“Kami sangat bersyukur atas kunjungan perdana Presiden Prabowo ke Kalbar sejak dilantik, dan menyampaikan terima kasih atas perhatian beliau terhadap penguatan pangan di Kalbar,” ujar Ria Norsan di Pontianak, Jumat (6/6/2025).
Menurut Ria, keberhasilan panen ini merupakan hasil kolaborasi seluruh stakeholder, termasuk forkopimda, kementerian, dan institusi terkait dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Semoga keberhasilan ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tapi juga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kalbar,” tambahnya.
Selain panen jagung, Presiden Prabowo meresmikan pabrik dryer jagung dan memimpin peletakan batu pertama pembangunan 18 gudang jagung oleh Polri. Gudang di Bengkayang memiliki kapasitas penyimpanan 5.000 ton dan pengolahan 300 ton per hari, menjadi pusat distribusi hasil pertanian lokal dan meningkatkan nilai ekonomi jagung di Kalbar.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya swasembada pangan sebagai kunci kemerdekaan bangsa. Ia menargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor jagung mulai tahun 2026 dan bahkan mampu mengekspor.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan total luas panen raya jagung kuartal II tahun ini mencapai 344.524 hektare secara nasional, dengan 2.504 hektare di Kalbar. Infrastruktur pendukung terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi besar ketahanan pangan nasional.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi titik tolak Kalbar sebagai lumbung jagung nasional yang memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan.












