KabarKalimantan.id – Komandan Resor Militer (Danrem) 121/Alambhana Wanawai (Abw), Brigjen TNI Pornomosidi, melakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Anik, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, pada Rabu (8/10/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program penyaluran makanan bergizi bagi anak-anak sekolah tersebut berjalan sesuai standar operasional yang ketat, terutama dari sisi mutu dan kebersihan (higienitas).
Brigjen TNI Pornomosidi, yang didampingi oleh Dandim 1210/Landak Letkol Kav Andy Setio Untoto, menegaskan bahwa pengecekan dapur MBG ini merupakan langkah konkret untuk menjamin kualitas makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak penerima manfaat.
“Hari ini kita cek mulai dari persiapan bahan, proses memasak, pengemasan, hingga pendistribusian makanan ke sekolah. Seluruh tahapan harus sesuai standar agar aman bagi anak-anak,” ujarnya.
Danrem 121/Abw melakukan pemeriksaan secara detail di dapur yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Sosial Pak Kasih. Aspek yang diperiksa mencakup kebersihan fasilitas dapur, kontrol kualitas bahan baku yang digunakan, hingga proses pengolahan makanan secara keseluruhan.
Brigjen TNI Pornomosidi menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar dalam program yang bersentuhan langsung dengan kualitas kesehatan generasi muda ini.
“Pengecekan ini penting untuk memastikan bahwa fasilitas dapur, bahan baku, dan proses pengolahan makanan benar-benar sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Di akhir kunjungannya, Danrem memberikan apresiasi dan motivasi kepada para pengelola serta relawan Program MBG. Ia mengingatkan mereka untuk terus menjaga komitmen terhadap kualitas, mengingat pentingnya dampak program ini bagi masa depan bangsa.
“Utamakan mutu dan higienis dalam pemberian makanan bergizi gratis, karena anak-anak penerima manfaat adalah generasi penerus bangsa,” pungkasnya.
Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Landak diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten, memberikan asupan gizi berkualitas yang berdampak positif pada peningkatan kualitas kesehatan anak-anak sekolah di wilayah tersebut.












