KabarKalimantan.id – Partai Golkar Kalimantan Barat dijadwalkan akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI pada Sabtu (7/3/2026) di Hotel Golden Tulip Pontianak.
Panitia Musda Golkar mengusung tema ‘Riang Gembira’ yang sejalan dengan suasana bulan suci ramadan 1447 H
Sekretaris DPD Golkar Kalimantan Bar, Prabasa Anantatur, mengatakan pelaksanaan Musda telah mendapatkan persetujuan resmi dari DPP Partai Golkar dan persiapan panitia kini hampir rampung.
Musda Golkar Kalbar bukan sekadar agenda memilih ketua baru, tetapi juga menjadi forum penting untuk merumuskan arah dan strategi partai ke depan.
“Musda ini tidak hanya memilih ketua. Itu hanya salah satu agenda. Yang lebih penting adalah bagaimana Golkar Kalbar ke depan melalui pembahasan di berbagai komisi dalam Musda,” ujarnya.
Baca Juga : Perkuat Pendidikan Wilayah 3T, Dewan Pendidikan Kalbar dan PGRI Sungai Laur Gelar FGD
Dirinya menjelaskan, kepanitiaan Musda telah bekerja intensif dan kesiapan acara saat ini sudah mendekati final.
“Saya melihat kesiapan panitia sudah hampir 90 persen. Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, Musda ini bisa berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan,” kata Prabasa.
Ia berharap suasana Musda kali ini berlangsung berbeda dengan mengedepankan semangat demokrasi yang sehat dan penuh kegembiraan.
“Tema riang gembira ini memang kita angkat karena bertepatan dengan bulan Ramadan. Golkar sejak era reformasi selalu dididik untuk berdemokrasi secara sehat,” jelasnya.
Prabasa juga mengungkatkan capaian kepemimpinan Ketua DPD Golkar Kalbar Maman Abdurrahman, yang dinilai berhasil meningkatkan perolehan kursi legislatif partai.
Dirinya menyebutkan, pada Pemilu 2019 Golkar Kalbar meraih 64 kursi DPRD kemudian meningkat menjadi 74 kursi. Sementara di DPRD Provinsi Kalbar juga mengalami peningkatan dari delapan kursi menjadi sembilan kursi.
“Selama kepemimpinan Pak Maman, kami benar-benar belajar tentang demokrasi dan konsolidasi partai. Hasilnya juga terlihat dari peningkatan kursi legislatif,” ujarnya.
Dalam Musda tersebut, sejumlah pengurus DPP Partai Golkar dijadwalkan hadir. Meski Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia tidak dapat hadir langsung, ia disebut akan datang pada saat pelantikan pengurus terpilih.
Adapun perwakilan DPP yang akan hadir di antaranya Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Jawa dan Kalimantan Wihaji, Ketua Bidang PP Wilayah Kalbar-Kalteng Mukhtarudin, serta Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Zulfikar Arse Sadikin.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Musda, Ichfany, mengatakan bahwa pelaksanaan Musda juga mendapat asistensi langsung dari tim advance DPP Partai Golkar.
“Seluruh Musda provinsi Golkar memang didampingi tim advance dari DPP. Saat ini semua masih on progress dan berjalan lancar. Insya Allah dengan dukungan semua pihak, apalagi dalam suasana Ramadan, kita bisa menyelenggarakan Musda yang riang gembira,” ujarnya.
Ketua Steering Committee (SC) Musda, Jemaan, menambahkan bahwa seluruh tahapan Musda telah dipersiapkan sesuai petunjuk pelaksanaan partai.
Tahapan Musda akan dimulai pada Jumat, 6 Maret 2026, dengan proses penjaringan bakal calon ketua.
“Kami dari SC sudah mempersiapkan seluruh materi Musda. Tahapan dimulai dari penjaringan bakal calon, kemudian verifikasi berkas sesuai Juklak Nomor 02 Tahun 2025 tentang pelaksanaan Musda,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa setiap calon ketua harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan partai, termasuk dukungan minimal 30 persen dari DPD tingkat II.
“Semua harus memenuhi persyaratan, salah satunya dukungan minimal 30 persen dari DPD kabupaten/kota,” katanya.
Dengan tema Riang Gembira, Musda XI Golkar Kalbar diharapkan menjadi momentum konsolidasi partai yang penuh semangat kebersamaan serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa Golkar Kalbar semakin kuat di masa mendatang. (*)












