KabarKalimantan.id — Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen terus menjalankan pembangunan yang berkeadilan dan berpihak kepada masyarakat, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk efisiensi anggaran.
Hal tersebut disampaikan dalam refleksi sepuluh bulan pemerintahan Kabupaten Ketapang, terhitung sejak 20 Februari hingga 20 Desember 2025.
Dalam kurun waktu tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang terus menapaki langkah pembangunan dengan mengedepankan prinsip keadilan, kebersamaan, dan keberlanjutan demi mewujudkan Ketapang yang maju dan mandiri.
Dirinya menyampaikan bahwa sepuluh bulan masa pengabdian bukan sekadar rentang waktu, melainkan rangkaian ikhtiar dan kerja nyata dalam melayani masyarakat.
Bersama Wakil Bupati Jamhuri, berbagai proses dan pembelajaran telah dilalui dalam menjalankan roda pemerintahan.
Baca Juga : Wako Edi Kamtono Optimistis Rute Batik Air Pontianak-Kuala Lumpur Dorong Ekonomi
“Tidak semua langkah berjalan mudah, namun setiap kebijakan dan keputusan yang diambil selalu didasarkan pada niat tulus untuk melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Ketapang,” ungkapnya.
Refleksi sepuluh bulan ini dirangkum dalam sebuah kaleidoskop yang menggambarkan capaian, tantangan, serta komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan ikhtiar pembangunan tetap berjalan.
Berbagai inovasi dan langkah kolaboratif terus dilakukan agar program-program prioritas tetap terlaksana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan akan terus bekerja secara konsisten dan bertanggung jawab demi menjaga keberlanjutan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Ketapang. (*)












