Berita  

Disdikbud Pontianak Keluarkan Imbauan Penyesuaian Pembelajaran Akibat Kabut Asap

PAUD/TK Diliburkan, SD–SMP Masuk Pukul 08.00 WIB dan Tiadakan Aktivitas Luar Ruangan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Sri Sujiarti mengimbau seluruh SD dan SMP untuk meniadakan aktivitas pembelajaran di luar ruangan.

KabarKalimantan.id – Kualitas udara di Kota Pontianak yang memburuk akibat kabut asap mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak mengambil langkah cepat. Demi melindungi kesehatan ribuan peserta didik, Disdikbud resmi mengeluarkan imbauan penyesuaian pembelajaran bagi seluruh satuan pendidikan PAUD/TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti, mengatakan kebijakan tersebut bersifat antisipatif menyusul kondisi udara yang berada pada kategori kurang sehat dalam beberapa hari terakhir.

“Beberapa hari terakhir kualitas udara di Kota Pontianak berada pada kondisi kurang sehat akibat kabut asap. Karena itu, kami mengeluarkan imbauan agar satuan pendidikan menyesuaikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar demi menjaga kesehatan anak-anak,” ungkapnya, Minggu (1/2/2026).

Dalam surat bernomor B/400.7.15.5/63/DISDIKBUD/2026 tertanggal 1 Februari 2026, Disdikbud menetapkan bahwa kegiatan belajar mengajar untuk jenjang PAUD/TK diliburkan sementara.

Baca Juga : Ratusan Pelari Antusias Ikuti Akcaya Run 2026, Gubernur Norsan Tambahkan Hadiah Juara

Sedangkan untuk jenjang SD dan SMP, kegiatan pembelajaran tetap berlangsung namun dimulai pukul 08.00 WIB.

Selain penyesuaian jam masuk, sekolah juga diminta meniadakan seluruh aktivitas pembelajaran di luar ruangan. Kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler diarahkan untuk dilaksanakan di dalam ruangan guna meminimalisir paparan udara tidak sehat.

“Kami juga mengingatkan agar seluruh siswa, guru, kepala sekolah, dan warga sekolah lainnya menggunakan masker selama beraktivitas di lingkungan sekolah,” tambah Sri.

Dirinya turut menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga kesehatan anak selama kondisi udara belum membaik. Orang tua diimbau membatasi aktivitas anak di luar rumah, memastikan asupan cairan cukup, serta memberikan makanan bergizi guna menjaga daya tahan tubuh.

“Kami berharap kerja sama semua pihak. Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama,” tuturnya.

Imbauan ini berlaku hingga kondisi kualitas udara di Kota Pontianak kembali dinyatakan membaik.

Disdikbud Kota Pontianak berharap seluruh satuan pendidikan dapat menjalankan kebijakan tersebut dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kesehatan bersama. (*)