KabarKalimantan.di – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan secara resmi mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXIII Tahun 2026 sekaligus memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33.
Saat kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai modal sosial dalam mempercepat pembangunan dan memperkuat ketahanan keluarga.
Pencanangan BBGRM XXIII berlangsung di Taman Dirgantara Angkasa Pura, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (28/7/2026), dan dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Erlina Norsan, jajaran pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menegaskan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk mengingatkan kembali bahwa budaya gotong royong merupakan identitas bangsa yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman.
Baca Juga : Wali Kota Edi Kamtono Desak Pertamina Segera Normalisasi Distribusi BBM
“Melalui pencanangan BBGRM Tahun 2026 ini, saya mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk menjadikan gotong royong sebagai gerakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,”
“Mari kita mulai dari hal-hal sederhana di lingkungan kita masing-masing, menjaga kebersihan, merawat fasilitas umum, membantu sesama, dan bersama-sama menciptakan lingkungan, desa, dan kelurahan yang aman, sehat, produktif, serta sejahtera,” ujarnya.
Menurut Norsan, pembangunan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda.
“Pembangunan tidak mungkin hanya dikerjakan oleh pemerintah. Pembangunan membutuhkan keterlibatan dan kepedulian kita semua,” tegasnya.
Ia juga mendorong pemerintah kabupaten, kota, hingga desa dan kelurahan untuk terus menghadirkan inovasi pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat sehingga hasil pembangunan dapat lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat turut memperingati Hari Keluarga Nasional ke-33. Ria Norsan menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurutnya, keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar nilai-nilai kehidupan, seperti kasih sayang, tanggung jawab, disiplin, kepedulian sosial, dan keteladanan.
“Keluarga bukan hanya tempat kita pulang. Keluarga adalah tempat pertama kita belajar menjadi manusia. Keluarga yang harmonis, sehat, dan berdaya akan melahirkan generasi yang berkarakter, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang bagi Kalimantan Barat karena akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan integritas.
Rangkaian pencanangan BBGRM XXIII juga diisi dengan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, antara lain penyerahan bantuan peralatan gotong royong, paket sembako, bibit tanaman, pelaksanaan operasi pasar, GeraiKu, pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis, serta pameran produk UMKM.
Norsan menilai seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Saya memandang seluruh kegiatan ini sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi bagaimana kita bersama-sama memperkuat pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan keluarga, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (*)














