UPBU Juwata Tarakan Tingkatkan Penanganan Cepat Kerusakan Landasan Pacu untuk Jaga Keselamatan Penerbangan

Ilustrasi - Runaway Bandara

KabarKalimantan.id — Landasan pacu atau runway menjadi salah satu bagian vital bandar udara yang rawan mengalami kerusakan akibat beban operasional pesawat terbang. Menyikapi hal ini, Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Juwata Tarakan secara konsisten melakukan berbagai upaya penanganan cepat dan pencegahan potensi gangguan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kepala Bidang Teknik dan Operasi Badan Layanan Umum (BLU) UPBU Juwata Tarakan, Fahrudin Rahmat, menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya masih melakukan analisa menyeluruh terkait penyebab kerusakan landasan pacu yang sempat mengakibatkan pesawat Super Air Jet gagal melakukan take off beberapa waktu lalu.

“Kami sedang mengumpulkan berbagai bukti dan data hasil inspeksi. Kemungkinan kerusakan terjadi akibat jet blast dari pesawat yang bermanuver di landasan, namun hal ini masih kami dalami lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar Fahrudin, Minggu (8/6/2025).

Menurut Fahrudin, perawatan dan pemeliharaan landasan pacu dilakukan secara rutin dan berkala, mengingat area runway merupakan zona krusial yang harus selalu dalam kondisi optimal untuk mendukung pendaratan dan lepas landas pesawat.

“Tahun 2024 lalu kami melakukan pelapisan ulang (overlay) pada permukaan aspal runway, namun lokasi kerusakan yang muncul beberapa hari lalu berbeda. Kerusakan berupa pengelupasan aspal berukuran sekitar 0,5 x 0,5 meter persegi terjadi pada jarak kurang lebih 70 meter dari ujung landasan pacu 24 dan sekitar 20 meter dari tepi landasan,” jelasnya.

Fahrudin menambahkan, pihaknya telah mengusulkan perbaikan menyeluruh karena kondisi permukaan runway memang sudah menunjukkan tanda-tanda aus, namun masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Direktorat Bandar Udara terkait langkah perbaikan berikutnya.

Dalam dunia penerbangan, setiap kerusakan sekecil apapun harus segera ditangani untuk menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan. Fahrudin menegaskan, “Kami tidak ada kompromi dalam hal safety. Meskipun kerusakan kecil, kami upayakan untuk segera ditangani agar tidak berpotensi membahayakan operasional penerbangan.”

Dengan penanganan cepat dan koordinasi yang baik, UPBU Juwata Tarakan terus berkomitmen menjaga standar keselamatan penerbangan demi kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna jasa bandara.