Kalbar  

Proyek Rp5 Miliar: Pembangunan Trotoar Jalan Teuku Umar Pontianak Dikebut, Target Rampung Desember

Penataan Jalan Teuku Umar Meliputi Trotoar, Drainase, dan Kabel Udara

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat meninjau lokasi penataan trotoar. | Proyek Rp5 Miliar: Pembangunan Trotoar Jalan Teuku Umar Pontianak Dikebut, Target Rampung Desember. (FOTO: DISKOMINFO)

KabarKalimantan.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tengah menggenjot penyelesaian proyek penataan infrastruktur di Jalan Teuku Umar. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp5 miliar ini tidak hanya berfokus pada pembangunan trotoar, tetapi juga mencakup perbaikan saluran air (drainase) dan penataan kabel udara.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa proyek ini ditargetkan rampung pada akhir Desember tahun ini. Pembangunan trotoar tersebut direncanakan akan tersambung hingga Jalan HOS Cokroaminoto, memperluas area yang ramah bagi pejalan kaki.

Wali Kota Edi Kamtono menjelaskan bahwa penataan ini memiliki dua tujuan utama: memperlancar aliran air dan memperindah kawasan.

“Kita memperbaiki saluran supaya air lancar. Sekaligus kita lanjutkan pembangunan trotoar sampai ke Jalan HOS Cokroaminoto,” ujar Edi Kamtono usai meninjau langsung lokasi pembangunan pada Selasa (21/10/2025).

Ia menambahkan, perbaikan infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pejalan kaki dan masyarakat yang ingin berolahraga, sekaligus mengurangi potensi genangan air saat musim hujan tiba.

Proyek ini, yang sudah mulai dikerjakan, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Pontianak untuk memperbaiki infrastruktur lingkungan dan menata kawasan permukiman agar lebih teratur.

Menurut data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak, sepanjang tahun ini, beberapa ruas jalan lain juga telah menerima penataan serupa, termasuk Jalan Alianyang dan Jalan Kom Yos Sudarso. Program-program tersebut merupakan elemen penting dari rencana besar pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas drainase dan secara signifikan menekan potensi banjir atau genangan di kota ini.

Wali Kota Edi Kamtono berharap seluruh proyek penataan jalan dan saluran yang dianggarkan pada tahun 2025 dapat selesai tepat waktu.

“Pemkot Pontianak menargetkan seluruh proyek penataan jalan dan saluran tahun 2025 bisa selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tutup Wali Kota, menekankan pentingnya efisiensi proyek demi kepentingan publik.