KabarKalimantan.id — Ajang Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) Korpri XVII Tahun 2025 di Kota Palembang, Sumatera Selatan, resmi ditutup oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, dalam upacara yang berlangsung di Plaza Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu malam (11/10/2025).
Dalam sambutannya, Rini menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) peserta yang telah menunjukkan semangat kebersamaan, loyalitas, dan dedikasi selama pertandingan.
“Penutupan malam ini bukan sekadar akhir dari pertandingan, tetapi momentum untuk merayakan persaudaraan dan dedikasi. Prestasi sejati lahir dari semangat melayani dan bekerja bersama,” ujar Rini.
Pada kesempatan itu, ia juga mengumumkan bahwa Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah PORNAS Korpri XVIII Tahun 2027. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama solid antara panitia, pemerintah daerah, dan seluruh kontingen peserta.
“Kita bertanding bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi demi kehormatan bangsa dan rakyat yang kita layani,” tegasnya.
Rini turut menyerahkan penghargaan kepada kontingen terbaik. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) keluar sebagai juara umum dengan 18 medali emas, tujuh perak, dan empat perunggu. Posisi kedua ditempati tuan rumah Sumatera Selatan dengan sembilan emas, tujuh perak, dan delapan perunggu, disusul Provinsi Jawa Barat di posisi ketiga dengan sembilan emas, enam perak, dan sembilan perunggu.
“Bagi kami, setiap ASN yang hadir di sini adalah pemenang. Sportivitas, loyalitas, dan integritas adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tambah Rini.
Sementara itu, Ketua Umum Bapor Korpri, Prof. M. Asrorun Ni’am Sholeh, turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas penyelenggaraan yang dinilai tertib, hangat, dan profesional. “Jika hari ini lebih baik dari kemarin, maka kita adalah orang yang beruntung. Itulah esensi dari ajang ini,” ujarnya.
Kalteng Teguhkan Semangat Juang ASN
Dari Kalimantan Tengah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, yang juga menjabat sebagai Ketua Kontingen PORNAS Korpri Kalteng, hadir langsung dalam penutupan ajang nasional tersebut. Ia menegaskan kehadirannya merupakan bentuk dukungan moral dan penghargaan atas perjuangan para atlet ASN Kalteng yang telah berlaga dengan penuh dedikasi.
Sebelumnya, Herson juga turut mengikuti lomba lari 5K yang diikuti atlet Kalteng. Meski belum meraih hasil maksimal, ia mengaku bangga atas semangat juang para atlet. “Kita mungkin belum meraih hasil terbaik pada cabang ini, tetapi yang terpenting adalah tekad pantang menyerah dan tanggung jawab yang telah ditunjukkan para atlet kita,” ujarnya.
Herson menegaskan bahwa PORNAS Korpri bukan hanya ajang kompetisi olahraga, melainkan wadah pembentukan karakter ASN yang berintegritas, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan. “Kekuatan ASN sejati ada pada sinergi, semangat kolektif, dan tekad untuk terus memberi yang terbaik bagi bangsa,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan panitia pendukung kontingen Kalteng. “Saya bangga kepada seluruh jajaran ASN Kalteng yang telah berjuang dengan sepenuh hati. Ini bukti bahwa ASN Kalteng mampu bersaing, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi negeri,” tambahnya.
Dengan mengusung tema “KORPRI Bersinergi dalam Prestasi”, PORNAS Korpri XVII Tahun 2025 menjadi simbol komitmen ASN Indonesia dalam memperkuat persatuan, sportivitas, dan percepatan pembangunan nasional.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk meneguhkan semangat ASN Kalimantan Tengah sebagai pelopor perubahan, motor penggerak pembangunan daerah, dan garda terdepan menuju Indonesia Maju,” pungkas Herson.
Sebagai catatan, Kontingen Kalimantan Tengah berhasil meraih dua medali perunggu dari cabang olahraga Tenis Meja Beregu Putra Umum dan Tenis Meja Beregu Putra Eksekutif. Hasil ini menempatkan Kalteng di peringkat ke-22 dari 102 kontingen (provinsi, kementerian, dan lembaga) peserta PORNAS XVII Korpri 2025 — meningkat dibandingkan edisi 2023 yang hanya meraih satu medali perunggu.












