Kalsel Siap Miliki Fakultas Kedokteran Hewan Pertama, Gubernur Muhidin Beri Dukungan Penuh

Pemprov Kalsel Dukung Penuh Rencana Pembentukan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Sari Mulia Banjarmasin

KabarKalimantan.id — Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) di Universitas Sari Mulia Banjarmasin. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang kedokteran hewan sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga profesional di sektor peternakan dan kesehatan hewan di Kalsel.

Dukungan tersebut disampaikan melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Husnul Hatimah, saat menghadiri kegiatan visitasi yang dilakukan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (FKHI). Kegiatan ini juga diwarnai dengan penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalsel dan Universitas Sari Mulia.

Husnul Hatimah mengungkapkan bahwa kunjungan ini memberikan energi positif bagi Universitas Sari Mulia untuk terus maju serta berkontribusi dalam pembangunan Banua. Selain itu, kunjungan ini juga memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, profesi dokter hewan, dan pemerintah daerah guna meningkatkan pelayanan kesehatan hewan dan pengembangan peternakan yang berkelanjutan.

“Keberhasilan pembangunan peternakan sangat bergantung pada peran strategis dokter hewan dalam meningkatkan kesehatan hewan, mengendalikan penyakit zoonosis, dan menjamin keamanan pangan asal hewan,” ujarnya di Banjarmasin, Kamis (5/6/2025).

Senada, Ketua PDHI Pusat, Muhammad Munawaroh, menyampaikan dukungannya atas pembentukan Fakultas Kedokteran Hewan di Universitas Sari Mulia. Ia menegaskan bahwa visitasi ini bertujuan menilai kesiapan universitas dari sisi sarana, prasarana, dan sumber daya pengajar.

“Kami yakin Universitas Sari Mulia mampu membentuk FKH pertama di Kalsel dengan kualitas yang memadai,” kata Munawaroh.

Rektor Universitas Sari Mulia, Dwi Sogi Sri Redjeki, menambahkan bahwa visitasi ini merupakan bagian penting dari proses evaluasi persiapan pembentukan fakultas tersebut. Tujuannya untuk memastikan kualitas pendidikan sehingga mampu menghasilkan lulusan yang profesional, beretika, dan siap bersaing.

“Mari jadikan momen ini sebagai penguat komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan agar mencetak dokter hewan yang kompeten dan berintegritas tinggi,” tutup Dwi.