Formajakon Kalbar Mantapkan Program Kerja, Siap Advokasi Pelaku Jasa Konstruksi

KabarKalimantan — Forum Masyarakat Jasa Konstruksi Kalimantan Barat (Formajakon Kalbar) menggelar rapat pengurus di Graha Kalindo, Selasa (2/9/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Formajakon, Ir. Baskoro Efendy, dan dihadiri para pengurus dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi, pemerhati, hingga akademisi bidang jasa konstruksi.

Keberagaman latar belakang tersebut diharapkan mampu memperkaya ide sekaligus memperkuat peran Formajakon dalam mendorong tata kelola sektor jasa konstruksi yang lebih profesional. Forum ini memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang Jasa Konstruksi dan merupakan amanah dari Forum Jasa Konstruksi 2024.

Dalam rapat tersebut, dua agenda utama dibahas, yakni finalisasi Surat Keputusan (SK) Formajakon yang akan diajukan kepada Gubernur Kalimantan Barat, serta penyusunan program kerja sebagai pedoman langkah organisasi ke depan.

Ketua Formajakon, Ir. Baskoro Efendy, menegaskan pentingnya forum ini dalam memperjuangkan kepentingan pelaku jasa konstruksi di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Advokasi hukum adalah kebutuhan mendesak. Banyak persoalan di sektor konstruksi, mulai dari perjanjian kerja, sengketa proyek, hingga keterlambatan pembayaran. Formajakon hadir untuk memberikan solusi, pendampingan, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum bagi seluruh anggota,” ujar Baskoro.

Dengan program kerja yang terarah, Formajakon diharapkan menjadi mitra strategis bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam membangun sektor konstruksi yang transparan, berdaya saing, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Kami ingin Formajakon berdiri sebagai forum independen yang mampu memberi sumbangsih nyata, tidak hanya bagi pelaku jasa konstruksi, tetapi juga masyarakat yang akan merasakan langsung manfaat pembangunan berkualitas,” tambah Baskoro.

Rapat berlangsung lancar dengan semangat kebersamaan. Ke depan, Formajakon berkomitmen menuntaskan finalisasi SK sekaligus menyosialisasikan program kerja agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh para pelaku jasa konstruksi di Kalimantan Barat.