KabarKalimantan.id — Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Yos Sudarso I RT 02, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara.
Dalam penyerahan bantuan tersebut Bupati Ardiansyah didampingi Kepala Dinas Sosial Kutim dan perwakilan Baznas Kutim, pada Minggu (16/6).
Untuk korban kebakaran bantuan diberikan oleh Bupati Kutim terdiri dari Sembilan Bahan Pokok (Sembako) oleh Dinas Sosial Kutim dan juga berupa uang tunai dari Baznas Kutai Timur senilai RP 45 Juta.
“Kita bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Hampir semua pemilik toko, termasuk toko emas, dapat diselamatkan, kata Bupati Kutim.
Meskipun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 200-300 juta, pemerintah telah sigap mengambil langkah sesuai prosedur operasional standar (SOP) untuk membantu para korban. Dinsos memberikan bantuan sembako, sementara Baznas memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 10 juta per kepala keluarga.
“Semuanya telah disalurkan ke rekening masing-masing korban,” tambah Ardiansyah, memastikan bantuan diterima langsung oleh yang berhak.
Bupati mengingatkan pentingnya keselamatan terkait instalasi listrik di rumah. Mayoritas kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik. Untuk itu dia meminta warga untuk memeriksa instalasi listrik mereka secara berkala dan melaporkan jika ada yang tidak aman kepada pihak terkait.
Kepala Dinsos Kutim Ernata Hadi Sutijo, juga menyatakan bahwa sejak kemarin pihaknya telah menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada korban kebakaran.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa para korban dan selalu siap membantu masyarakat yang terkena musibah,” ujarnya.
Ernata menambahkan bahwa bantuan uang dari Baznas disalurkan sesuai ketentuan, dengan nilai Rp 10 juta per kepala keluarga yang terkena musibah dan Rp 5 juta untuk yang terdampak. Dia juga berterima kasih kepada Baznas atas bantuan keuangannya yang sangat membantu meringankan beban korban.
Terakhir, ia berharap agar tidak ada lagi kejadian serupa di masa mendatang dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik. Dia mengingatkan agar warga mengupayakan untuk menghindari arus pendek.
“Bagi rumah yang instalasinya sudah lama, sebaiknya diremajakan kembali,” pungkasnya.
Kebakaran di Sangatta Utara ini menjadi pengingat betapa pentingnya kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi bencana. Pemkab Kutim berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, sembari mengedukasi tentang langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran di masa depan.












