Kabarkalimantan.id — Pjs. Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Togap Simangunsong, menghadiri Perayaan Dies Natalis XI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kota Tarakan sekaligus melantik Panitia Pengadaan Student Center Tarakan, yang bertempat di Ballroom Hotel Lotus Panaya pada Minggu, (17/11). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pengurus GMKI, anggota, mahasiswa, serta tamu undangan yang turut memeriahkan perayaan.
Pada kesempatan ini, Pjs. Gubernur Togap memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh pengurus GMKI Cabang Tarakan atas terselenggaranya acara yang dianggapnya penuh makna ini. Ia mengungkapkan rasa bangganya terhadap GMKI, yang selama ini konsisten menjadi wadah bagi mahasiswa Kristen untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan bangsa.
“Selamat ulang tahun yang ke-11. Semoga seluruh pengurus GMKI ini dapat selalu mengembangkan organisasi sampai ke usia yang lebih panjang, serta senantiasa menjunjung tinggi dan melaksanakan visi misi organisasi,” ujar Togap dalam sambutannya.
Perayaan Dies Natalis ini tidak hanya dimaksudkan untuk memperingati ulang tahun GMKI Cabang Kota Tarakan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menjaga tali silaturahmi di antara mahasiswa Kristen. Selain itu, acara ini diharapkan mampu memperkuat persaudaraan di antara para anggota GMKI, sehingga mereka dapat saling mendukung dan berjalan bersama dalam upaya membangun Kalimantan Utara.
Dalam pidatonya, Togap juga menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, termasuk mereka yang tergabung dalam GMKI. Organisasi ini, menurut Togap, memiliki tanggung jawab besar dalam membina para mahasiswa Kristen agar menjadi individu yang berintegritas dan berdedikasi terhadap pembangunan bangsa. “Melalui GMKI, anak-anak muda dapat dirangkul agar terhindar dari berbagai perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama maupun peraturan pemerintah,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti peran GMKI sebagai ruang yang dapat memfasilitasi pengembangan kualitas para pemuda dan pemudi Kristen Indonesia. “GMKI dapat berperan untuk menjadi ruang bagi para pemuda dan pemudi agar menjadi penerus bangsa yang berkualitas,” tambah Togap.
Acara ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Panitia Pengadaan Student Center Tarakan. Togap mengapresiasi inisiatif GMKI dalam membentuk panitia ini, yang menurutnya merupakan langkah konkret untuk mendukung kemajuan pendidikan dan pengembangan sumber daya mahasiswa di Kota Tarakan. Ia berharap agar panitia yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi.
“Selamat bertugas dan sukses untuk jajaran pengurus panitia Pengadaan Student Center. Semoga saudara sekalian dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik dan seksama,” tutup Togap dalam sambutannya.
Acara Dies Natalis XI GMKI ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan, sesi sambutan, hingga pelantikan panitia. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat hubungan antaranggota GMKI, tetapi juga sebagai wujud komitmen organisasi dalam mewujudkan visi dan misi yang telah dicanangkan.
Sebagai salah satu organisasi mahasiswa Kristen terbesar di Indonesia, GMKI Cabang Kota Tarakan diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Tidak hanya dalam bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga dalam aspek pendidikan, kebudayaan, dan pemberdayaan masyarakat. Pjs. Gubernur Togap pun menekankan pentingnya peran organisasi seperti GMKI dalam mendukung pemerintah daerah mencapai visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain menjadi ajang refleksi atas perjalanan organisasi selama sebelas tahun, Dies Natalis ini juga menjadi titik awal bagi GMKI untuk merancang berbagai program strategis ke depan. Salah satunya adalah pembangunan Student Center yang diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan mahasiswa Kristen di Tarakan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan mahasiswa dapat memiliki ruang yang representatif untuk belajar, berdiskusi, serta mengembangkan potensi diri.
Acara ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi mahasiswa. Togap menyampaikan bahwa pemerintah selalu terbuka untuk bekerja sama dengan organisasi seperti GMKI dalam berbagai bidang, terutama yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan karakter generasi muda. Ia berharap agar GMKI dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai yang diusung oleh organisasi tersebut.
Sebelum menutup sambutannya, Togap kembali mengingatkan pentingnya nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kerja sama dalam menjalankan setiap kegiatan organisasi. Ia berharap GMKI dapat menjadi teladan bagi organisasi lain dalam membangun persatuan dan memupuk semangat gotong royong di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, keberagaman yang ada di Kalimantan Utara merupakan potensi besar yang harus dikelola dengan baik untuk menciptakan harmoni dan kesejahteraan.











