Kabar Dayak.com — Sebanyak 10 ribu pekerja rentan masyarakat Kota Balikpapan bakal mendapatkan bantuan program bantuan BPJS Ketenagakerjaan . Hal ini disampaikan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) setalah menjadi usulan Serikat Pekerja Balikpapan dalam peringatan MayDay lalu.
Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan Murni mengatakan jika Pemkot akan memberikan prioritas kepada para kepala keluarga perempuan dan kepala keluarga difabel sebagai penerima bantuan tersebut dan meminta perhatian dan pengertian dari pihak terkait.
“Pemerintah Kota Balikpapan telah meluncurkan program bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan di wilayah tersebut. Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan sosial kepada pekerja yang rentan, sehingga mereka dapat mengakses layanan kesehatan dan perlindungan ketenagakerjaan dengan lebih baik. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan pekerja di Balikpapan.” Ungkap Murni.
Untuk diketahui jika Pemkot Balikpapan bakal menyiapkan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk program bantuan BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini akan dianggarkan Rp3 Milliar, di tahun anggaran 2025 mendatang,” ungkap Murni.
Pemerintah Kota Balikpapan telah meluncurkan inisiatif baru dengan menghadirkan program bantuan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan perlindungan sosial bagi para pekerja rentan di wilayah tersebut. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pekerja rentan akan lebih mudah mengakses layanan kesehatan dan perlindungan ketenagakerjaan yang mereka butuhkan.
Langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Balikpapan ini menunjukkan komitmen serius mereka dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja di tengah-tengah tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi. Program ini juga menjadi salah satu upaya untuk mengurangi kesenjangan sosial dan memberikan jaminan perlindungan kepada mereka yang membutuhkannya.
Dengan diperkenalkannya program bantuan BPJS Ketenagakerjaan ini, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan perlindungan ketenagakerjaan yang memadai. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan para pekerja di Balikpapan.
Melalui langkah-langkah seperti ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi semua lapisan masyarakat, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh perlindungan sosial yang layak dan akses yang mudah terhadap layanan kesehatan yang diperlukan.












