Syarif Abdullah Terpilih Aklamasi Nahkodai Kwarda Pramuka Kalbar Periode 2025-2030

Siapkan Program Strategis Kwarda Kalbar Menyongsong Indonesia Emas 2045

AKLAMASI - Syarif Abdullah Alkadri terpilih secara Aklmasi sebagai Ka Kwarda Kalimantan Barat periode 2025-2030 pada Musyawarah Daerah (Musda) XV yang digelar di Hotel Mercure Pontianak, Jumat (12/12/2025)

KabarKalimantan.id – Syarif Abdullah Alkadrie resmi terpilih kembali sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Barat untuk periode 2025–2030 melalui proses aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) XV yang digelar di Hotel Mercure Pontianak, Jumat (12/12/2025) malam.

Penetapan iut menandai berlanjutnya kepemimpinan Syarif Abdullah setelah menyelesaikan masa bakti 2020–2025.

Syarif Abdullah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh seluruh peserta Musda. Dirinya menegaskan bahwa periode lima tahun ke depan akan menjadi momentum penting untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas Gerakan Pramuka di Kalimantan Barat.

“Amanah ini bukan hanya kelanjutan, tetapi peningkatan. Kwarda Kalimantan Barat harus semakin relevan, progresif, dan mampu menjadi ruang pembinaan karakter terbaik bagi generasi muda untuk menghadapi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Baca Juga : 100 Anak Ikuti Khitan Massal Gratis Program Kolaborasi Dompet Ummat dan TP PKK Kota Pontianak

Tegaskan 5 Program Strategis Kwarda 2025–2030

Syarif Abdullah memaparkan lima program strategis yang menjadi landasan Kwarda Kalbar dalam menyusun rencana kerja hingga tahun 2030. Lima program tersebut, menurutnya, menjadi pedoman bagi seluruh Kwartir Cabang se-Kalimantan Barat agar setiap kegiatan yang dilakukan berjalan selaras dan terukur.

1. Peningkatan Kualitas Peserta Didik

Fokus utama diarahkan pada pencarian potensi dan bakat anggota muda dari semua golongan, dengan target pencapaian tertinggi yaitu Pramuka Garuda. Pembinaan diarahkan lebih terstruktur dan berbasis kompetensi.

2. Penguatan Kompetensi Pembina dan Pelatih

Kwarda mendorong penyelenggaraan pelatihan berkala di semua jajaran untuk meningkatkan profesionalitas para pembina, pelatih, dan tenaga pendukung kegiatan Gerakan Pramuka.

3. Pengembangan Kegiatan Berbasis Kolaborasi

Program pembinaan akan diperluas melalui kemitraan dengan lembaga pemerintah dan pihak swasta, terutama dalam penguatan kegiatan SAKA yang selama ini menjadi wadah pengembangan keterampilan dan minat generasi muda.

4. Peningkatan Sarana dan Prasarana

Kwarda menargetkan optimalisasi dan pengembangan fasilitas kepramukaan sesuai kemampuan dan potensi masing-masing Kwartir Cabang, guna mendukung pelaksanaan pelatihan dan kegiatan lapangan.

5. Pengembangan Organisasi yang Efektif dan Responsif

Syarif menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, komunikasi, mediasi, dan advokasi antarjajaran sesuai AD/ART Gerakan Pramuka agar organisasi semakin adaptif terhadap tantangan zaman.

Komitmen untuk Konsolidasi dan Modernisasi Gerakan Pramuka

Syarif Abdullah menegaskan bahwa lima program strategis tersebut akan menjadi arah besar dalam memodernisasi Gerakan Pramuka Kalbar, sekaligus memastikan peran organisasi tetap relevan dalam pembinaan karakter dan kehidupan sosial masyarakat.

“Kami membutuhkan kolaborasi semua Kwartir Cabang, Majelis Pembimbing Daerah, pembina, pelatih, dan seluruh keluarga besar Pramuka. Melalui semangat kebersamaan, kita mampu membawa Gerakan Pramuka Kalimantan Barat menuju level yang lebih unggul,” ujarnya

Musda XV Kwarda Kalbar tahun 2025 menjadi momentum konsolidasi seluruh jajaran Pramuka di Kalimantan Barat, sekaligus pijakan strategis dalam merumuskan arah pembinaan hingga 2030. (*)