Karya Kreatif Benuanta 2025: Kolaborasi Pemprov dan BI Sukses Cetak Transaksi Rp4,5 Miliar

Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2025 di Tarakan mencatatkan transaksi Rp4,5 miliar dan pembiayaan UMKM Rp10,97 miliar, hasil kolaborasi sukses Pemprov Kalimantan Utara dan Bank Indonesia dalam mendorong ekonomi kreatif daerah. Foto: BIRO ADPIM

KabarKalimantan.id — Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) dan Bank Indonesia (BI) membuahkan hasil gemilang. Gelaran Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2025 berhasil mencatat total transaksi senilai Rp4,5 miliar dan komitmen pembiayaan UMKM hingga Rp10,97 miliar, menegaskan posisi UMKM sebagai motor utama penggerak ekonomi daerah.

Berdasarkan data penutupan resmi KKB 2025, transaksi penjualan langsung mencapai Rp3,49 miliar, diperkuat oleh hasil business matching senilai Rp1,01 miliar. Selain itu, kegiatan ini juga mencatat komitmen pembiayaan bagi pelaku UMKM mencapai hampir Rp11 miliar.

Acara yang digelar di Tarakan Art Convention Center (TACC) ini menjadi magnet ekonomi dan budaya, dengan jumlah pengunjung mencapai 50.388 orang selama penyelenggaraan.

Gubernur Kalimantan Utara, H. Zainal A. Paliwang, menyampaikan apresiasi atas capaian positif tersebut. “Karya Kreatif Benuanta membuktikan bahwa UMKM Kaltara mampu berinovasi dan bersaing. Capaian transaksi, pembiayaan, dan jumlah pengunjung yang masif menunjukkan dukungan luar biasa masyarakat terhadap produk lokal,” ujar Gubernur Zainal.

Ia menegaskan, Pemprov Kaltara terus berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM melalui sinergi strategis bersama BI Kaltara yang telah terjalin sejak 2021. Dukungan itu diwujudkan melalui pelatihan, fasilitasi pembiayaan, dan promosi agresif produk lokal agar UMKM Kaltara mampu menembus pasar nasional hingga global.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Hasiando G. Manik, menyoroti pentingnya digitalisasi sebagai pilar inklusivitas ekonomi daerah.

“KKB 2025 berhasil memfasilitasi 156 UMKM untuk onboarding ke platform digital. Kami ingin UMKM Kaltara tak hanya bertahan, tapi juga tumbuh tangguh, inklusif, dan siap menembus pasar global,” jelasnya.

Dengan mengusung tema “UMKM Maju, Budaya Lestari, Ekonomi Tangguh”, KKB 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memperkuat fondasi ekonomi daerah. Selain memperluas akses pasar bagi UMKM, kegiatan ini juga memperkuat promosi investasi dan menegaskan peran Kaltara sebagai provinsi muda dengan potensi ekonomi kreatif yang menjanjikan.