KabarKalimantan.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pontianak Raya merayakan hari jadi atau Dirgahayu ke-7 organisasi mereka pada 1 November 2025. Acara peringatan yang dilaksanakan di Hotel Orchard Gajah Mada ini berlangsung khidmat, mengusung tema sentral “7 Tahun Mengabdi: Satukan Langkah, Teguhkan Nilai, Majukan Pergerakan.”
Tema ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga cerminan dari komitmen PMII Pontianak Raya untuk memperkuat pergerakan di bidang intelektual dan sosial. Gerakan ini berlandaskan pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta dedikasi nyata terhadap masyarakat dan wilayah sekitar. Perayaan ini juga menjadi momen penting bagi kader untuk berefleksi dan meneguhkan semangat perjuangan di tengah pesatnya dinamika zaman.
Dalam rangkaian acara tersebut, sejumlah tokoh dan senior PMII turut hadir, memberikan inspirasi dan harapan bagi kader-kader muda. Nur Hamzah, selaku Majelis Pembina Cabang (MABINCAB) PMII Cabang Pontianak Raya, secara khusus menyoroti pentingnya peran digitalisasi dalam memperluas dampak gerakan mahasiswa.
“Saya yakin sahabat-sahabat PMII Pontianak Raya memiliki potensi yang sangat besar. Sekecil apa pun kegiatan yang kita lakukan, apabila kita padukan dengan sentuhan digital dan dipublikasikan melalui berbagai platform, insyaAllah itu akan menjadi gerakan besar dan mampu menjangkau dunia,” tegas Nur Hamzah. Pesan ini menekankan bahwa memanfaatkan teknologi menjadi kunci untuk menjadikan PMII sebagai gerakan yang relevan dan berpengaruh secara global.
Rasa syukur dan optimisme disampaikan oleh Ketua Cabang PMII Pontianak Raya, Faisal, atas pencapaian organisasi yang kini dianggap semakin matang dan berkembang.
“Perjalanan tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat. Banyak tantangan dan dinamika yang telah kita lalui bersama. Alhamdulillah, hari ini kita sampai pada fase baru PMII Pontianak Raya yang semakin matang dan berkembang,” ujar Faisal.
Ia menambahkan, saat ini jumlah kader PMII Pontianak Raya hampir mencapai seribu orang. “Ini bukan sekadar angka, tapi bukti nyata bahwa gerakan kita terus hidup, tumbuh, dan dipercaya oleh generasi muda,” tandasnya, menunjukkan peningkatan signifikan dalam jangkauan dan kepercayaan publik.
Basuki Wibowo, Wakil Ketua MABINCAB PMII Cabang Pontianak Raya, turut memberikan pandangan. Ia mengakui bahwa perjalanan organisasi beberapa tahun terakhir penuh tantangan, namun hal tersebut justru harus dijadikan pemacu semangat untuk lebih solid.
“Saya berharap sahabat-sahabat dalam kepengurusan yang baru dilantik dapat memanfaatkan potensi hampir seribu kader PMII Pontianak Raya secara optimal. Semoga seluruh kader memiliki daya juang kuat, berkarya dengan dedikasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” harapnya.
Dirgahayu ke-7 PMII Pontianak Raya ini menjadi momentum kuat untuk kembali memperkuat komitmen pengabdian bersama. Dengan kekuatan kader yang besar, PMII Pontianak Raya bertekad mencetak generasi yang berintegritas, berpikir kritis, dan memiliki daya saing tinggi.
Semangat kebersamaan di usia yang ke-7 ini diharapkan mampu melahirkan karya nyata yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan daerah, sekaligus menjadikan PMII Pontianak Raya semakin kokoh dan berprestasi di masa depan.






