KabarDayak.com — Semakin mendominasi perbincangan masyarakat adalah tren penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Di tengah upaya meminimalkan dampak negatif transportasi terhadap lingkungan, motor listrik semakin mendapat perhatian di Pulau Kalimantan.
Pasar kendaraan bertenaga listrik di Kalimantan semakin berkembang dengan adanya peningkatan minat masyarakat terhadap alternatif ramah lingkungan untuk mobilitas sehari-hari. Dengan permintaan yang meningkat, sejumlah produsen dan distributor motor listrik mulai memperluas jangkauan mereka ke wilayah ini.
Menurut data terbaru, penjualan motor listrik di Kalimantan meningkat sebesar 31% dari tahun sebelumnya. Hal ini seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Salah satu faktor utama di balik popularitas motor listrik adalah efisiensinya dalam penggunaan energi. Dibandingkan dengan kendaraan konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil, motor listrik tidak menghasilkan emisi langsung dan memiliki biaya operasional yang lebih rendah.
Komitmen pemerintah daerah dalam mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan juga menjadi pendorong utama dalam pertumbuhan pasar motor listrik di Kalimantan. Berbagai insentif, termasuk pembebasan pajak dan subsidi, diberikan kepada pengguna kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi polusi udara dan meningkatkan kualitas udara di wilayah tersebut.
Selain manfaat lingkungan, motor listrik juga dianggap sebagai solusi untuk mengatasi masalah kemacetan dan biaya transportasi yang tinggi di kota-kota Kalimantan. Dengan desain yang ringkas dan biaya perawatan yang rendah, motor listrik semakin menjadi pilihan utama bagi warga Kalimantan dalam memenuhi kebutuhan mobilitas mereka.
Dengan pertumbuhan yang stabil dan dukungan yang kuat dari masyarakat dan pemerintah, motor listrik di Kalimantan diprediksi akan terus merambah pasar dengan cepat dalam beberapa tahun mendatang. Hal ini tidak hanya akan membawa dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga bagi kualitas hidup penduduk setempat dan mobilitas yang lebih berkelanjutan.
Pada gelaran Mandiri Utama Finance (MUF) Autofest di Duta Mall Banjarmasin, yang dimulai pada 22 sampai 26 Mei 2024, dalam keterangan persnya. Di periode Januari-April 2024, Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat penyaluran kredit kendaraan di wilayah Kalimantan sebesar Rp524,8 miliar, meningkat 31% dibandingkan tahun sebelumnya.
Marketing SEVP Mandiri Utama Finance Yanto Tjia mengatakan, Wilayah Kalimantan memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang besar dan menjadi peluang besar bagi pasar otomotif.
“Ini potensi yang besar dan memiliki peluang pasar otomotif di Kalimantan,” ungkapnya.
Sejalan dengan komitmen target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060, mendorong masyarakat menggunakan kendaraan ramah lingkungan, MUF menyediakan opsi kredit berkelanjutan untuk pembiayaan electric vehicle (EV), baik battery electric vehicle (BEV) maupun hybrid electric vehicle (HEV) untuk mendukung implementasi environment, social and good governance (ESG).
Pada Januari-April 2024, MUF telah menyalurkan produk pembiayaan berkelanjutan sebanyak 1.648 unit, senilai Rp213,7 miliar. Capaian ini meningkat drastis sebesar 338% dibandingkan capaian pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Untuk diketahui pula jika di Pulau Kalimantan, Kota Banjarmasin berkontribusi paling besar terhadap capaian penyaluran pembiayaan MUF di Kalimantan, yaitu mencapai 32%.













