Hujan Ringan dan Kabut Warnai Cuaca Kalimantan Timur, Selasa 3 Juni 2025

Ilustrasi hujan

KabarKalimantan.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa sebagian besar wilayah Kalimantan Timur pada Selasa, 3 Juni 2025, akan menghadapi cuaca lembap yang didominasi oleh hujan ringan dan udara kabur di beberapa daerah. Kondisi berawan juga terjadi di sejumlah kota besar, memberikan jeda dari curah hujan namun tetap disertai tingkat kelembapan udara yang tinggi.

Suhu udara di Kalimantan Timur diprediksi berada pada rentang 22 hingga 32 derajat Celsius, sementara kelembapan udara cukup tinggi, antara 64% hingga 99%. Hal ini menandakan adanya potensi pembentukan awan hujan yang meluas, serta risiko penurunan jarak pandang akibat kabut, terutama di daerah pedalaman.

Berikut adalah rincian prakiraan cuaca di masing-masing kabupaten dan kota:

  • Paser – Hujan ringan, suhu 23–28 °C, kelembapan 79–99%

  • Kutai Kartanegara – Berawan, suhu 23–30 °C, kelembapan 64–97%

  • Berau – Hujan ringan, suhu 23–29 °C, kelembapan 75–97%

  • Kutai Barat – Berawan, suhu 23–29 °C, kelembapan 76–99%

  • Kutai Timur – Udara kabur, suhu 23–30 °C, kelembapan 69–99%

  • Penajam Paser Utara – Hujan ringan, suhu 23–28 °C, kelembapan 82–99%

  • Mahakam Ulu – Hujan ringan, suhu 22–32 °C, kelembapan 69–99%

  • Balikpapan – Hujan ringan, suhu 24–29 °C, kelembapan 77–99%

  • Samarinda – Berawan, suhu 24–29 °C, kelembapan 75–96%

  • Bontang – Berawan, suhu 24–29 °C, kelembapan 68–93%

Mayoritas wilayah Kalimantan Timur, terutama daerah seperti Mahakam Ulu, Paser, dan Balikpapan, diprediksi akan mengalami hujan ringan sepanjang hari. Sementara itu, kota-kota besar seperti Samarinda dan Bontang akan berada dalam kondisi berawan, namun tetap dengan kelembapan tinggi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kemungkinan hujan ringan yang disertai kabut. Warga juga disarankan untuk membawa perlengkapan hujan saat beraktivitas di luar rumah serta berhati-hati dalam berkendara karena potensi menurunnya jarak pandang di beberapa titik.

Dengan cuaca yang cenderung lembap dan berawan, masyarakat diharapkan tetap menjaga kesehatan dan mengatur aktivitas luar ruang secara bijak.