Gubernur Kaltara Hadiri Pisah Sambut Danrem 092/Maharajalila, Tegaskan Komitmen Sinergi Bangun Wilayah Perbatasan

Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum.,

KabarKalimantan.id — Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri acara pisah sambut Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila yang digelar di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Senin (16/6). Serah terima jabatan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Brigjen TNI Adek Chandra Kurniawan, S.IP., M.Han., dan pengangkatan Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, S.E., M.Han. sebagai Danrem yang baru.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepemimpinan Brigjen TNI Adek Chandra selama menjabat sebagai Danrem 092/Maharajalila. Ia menyebut kehadiran dan peran aktif Korem 092 di bawah komando Brigjen Adek telah memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah perbatasan.

“Kehadiran dan peran Korem 092/Maharajalila di bawah kepemimpinan beliau telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kaltara,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menambahkan bahwa pengabdian Brigjen Adek selama ini akan tercatat dalam sejarah pembangunan dan keamanan Kalimantan Utara. Ia pun mendoakan agar sang jenderal diberikan kesuksesan dan kelancaran di tempat tugas yang baru.

“Pengabdian Bapak selama ini menjadi catatan penting dalam sejarah keamanan dan pembangunan Kaltara,” tambahnya.

Tidak hanya melepas pejabat lama, Gubernur juga menyambut hangat kehadiran Brigjen TNI Mohammad Sjahroni sebagai Danrem yang baru. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Brigjen Sjahroni, dengan latar belakang dan pengalaman militernya, akan mampu melanjutkan bahkan memperkuat sinergi yang telah terbangun.

“Kami membuka tangan dan hati untuk bekerja bersama dalam membangun Kalimantan Utara yang lebih maju dan sejahtera,” kata Gubernur Zainal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menjaga persatuan dan stabilitas wilayah. Menurutnya, Kalimantan Utara sebagai provinsi perbatasan memiliki potensi besar, namun juga menghadapi tantangan tersendiri yang menuntut kerja sama lintas sektor.

“Kalimantan Utara adalah provinsi perbatasan yang kaya harapan dan potensi, namun juga menghadapi tantangan yang harus dijawab secara kolektif dan strategis,” ucapnya.

Gubernur pun berharap Danrem yang baru mampu menghadirkan gebrakan dan inovasi dalam penguatan pertahanan teritorial dan pembinaan masyarakat di wilayah kerja Korem 092.

Acara pisah sambut ini turut dihadiri oleh Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara H. Achmad Djufrie, Kapolda Kaltara Irjen Pol. Hary Sudwijanto, serta unsur Forkopimda dari provinsi maupun kabupaten/kota se-Kaltara.

Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap estafet kepemimpinan di tubuh TNI, kehadiran para pimpinan daerah juga menandakan solidnya hubungan antara pemerintah daerah dan unsur TNI-Polri dalam membangun Kalimantan Utara yang aman, maju, dan berkelanjutan.