Transformasi Energi Berlanjut: Keputusan Berani Sarawak Bangun Empangan Batang Ai “Bawa Dampak Besar” bagi Pembangunan Regional

Batang Ai: Jembatan Menuju Jaringan Listrik Andal di Sarawak Selatan

Transformasi Energi Berlanjut: Keputusan Berani Sarawak Bangun Empangan Batang Ai “Bawa Dampak Besar” bagi Pembangunan Regional. (FOTO: UKAS)

KabarKalimantan.id – Keputusan Pemerintah Sarawak untuk membangun Empangan Hidroelektrik Batang Ai 40 tahun lalu kini diakui sebagai langkah strategis yang mengubah lanskap energi di kawasan tersebut. Pembangunan ini menjadi pencetus utama pengembangan sumber tenaga boleh diperbaharui (energi terbarukan) yang kini menjadi andalan Sarawak.

Keberadaan infrastruktur energi besar ini menunjukkan betapa pentingnya transisi energi dalam mendukung pembangunan ekonomi regional secara menyeluruh.

Menteri Utiliti dan Telekomunikasi Sarawak, Dato Sri Julaihi Narawi, menyatakan bahwa Empangan Batang Ai merupakan langkah berani yang kemudian diikuti dengan pembangunan empangan besar lainnya, seperti Bakun dan Murum, untuk mewujudkan agenda besar Sarawak di sektor energi.

Peningkatan Keandalan Pasokan Listrik

Menurut Dato Sri Julaihi, sejak beroperasi pada tahun 1985, Empangan Hidroelektrik Batang Ai telah membawa transformasi signifikan dalam pasokan listrik di wilayah selatan Sarawak.

Sebelum empangan: Kawasan ini dulunya bergantung pada pembangkit listrik diesel dan termal skala kecil yang terpisah, menyebabkan pasokan listrik kurang stabil dan liputan yang terbatas.

Sesudah empangan: Batang Ai membantu menciptakan jaringan penghantaran tegangan tinggi yang menghubungkan berbagai komunitas. Hal ini secara drastis meningkatkan keandalan pasokan dan mendukung pertumbuhan industri serta perumahan di kawasan tersebut.

Keterangan ini disampaikan Dato Sri Julaihi Narawi saat menghadiri Acara Peringatan Ulang Tahun Ke-40 Empangan Hidroelektrik Batang Ai pada Senin (6/10/2025), yang juga dihadiri oleh Premier Sarawak, Datuk Patinggi Tan Sri Abang Abdul Rahman Zohari Tun Datuk Abang Openg.

Lebih dari Sekadar Energi: Pembukaan Lapangan Kerja dan Modal Manusia

Selain fungsi utamanya sebagai penghasil energi, Empangan Hidroelektrik Batang Ai juga memberikan kontribusi besar dalam pembangunan kapasitas sumber daya manusia lokal.

Dato Sri Julaihi menyoroti bahwa proyek ini telah menciptakan peluang pekerjaan bagi masyarakat setempat, mulai dari posisi teknisi hingga manajer stasiun. Ini membuktikan bahwa rencana pembangunan energi terbarukan dapat turut membangun modal manusia baru di wilayah Sarawak.

“Pembinaan dan pengoperasian Batang Ai, serta berbagai usaha untuk memperluas pasokan energi terbarukan di masa depan, sudah tentu akan memberi dampak besar terutama dalam menyediakan peluang pekerjaan kepada masyarakat lokal selain dari menyumbang kepada pembangunan ekonomi,” tambahnya.

Hal ini menjadi bukti konkret bahwa investasi dalam energi hidro terbarukan adalah keputusan yang tepat, yang tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi juga memberikan nilai jangka panjang bagi rakyat dan wilayah sekitar Batang Ai.