KabarKalimantan.id — Goa Karst Batu Putih di Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, menjadi obyek wisata alam yang baru di Provinsi Kalimantan Utara. Keindahan goa karts batu putih ini tidak hanya satu gowa saja melainkan ada tujuh goa yang jarang dikunjungi wisatawan bahkan warga sekitar.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah melakukan kunjungan di wilayah tersebut, dimana Gubernur Kaltara Dr. HC. H. Zainal Paliwaang juga telah mengunjungi dan menyusuri goa karts batu putih tersebut berserta rombongan.
Meski jalur menuju lokasi goa tersebut hanya bisa menggunakan roda dua dan melewati hutan sepanjang jalan, wisata alam ini mampu membayar dengan keindahan dengan batu-batuan berlapis menonjol yang lancip bagian atasnya.

Gubernur Zainal Paliwang mengatakan sangat kagum dengan keindahan dari goa yang ada di Tanjung Palas ini, Goa Karst Batu Putih sangat penting untuk kita promosikan sebagai destinasi ekowisata di Kalimantan Utara.
“Luar biasa penyusuran kami didalam goa dan ini belum semua kami telusuri, baru 3 goa yang baru kami telusuri,” kata Gubernur.
Ia menambahkan jika menelusuri goa ini bisa sampai seharian, karena di goa tersebut banyak keindahan-keindahan yang menariik dari terbentuknya Stalagmit dan Stalakmit. Dimana istilah stalagmit adalah sejumlah kumpulan kalsit atau kalsium karbonat yang berasal dari air yang menetes. Pembentukannya itu secara vertikal, dari bawah tumbuh ke atas.
Stalaktit berasal dari bahasa Yunani yang artinya menetes. Jika stalagmit batuan yang berbentuk lancip dengan ujung mengarah ke atas, stalaktit adalah batuan yang runcing dan berlubang-lubang lancip dengan ujungnya mengarah ke bawah. Stalaktit terbentuk dari kalsium karbonat yang mengendap serta mineral-mineral lainnya, yang terendap dalam larutan air bermineral.
Merasa belum puas, Gubenur Kaltara tersebut akan kembali lagi menyusuri beberapa goa, ia penasaran dengan uniknya goa-goa yang dimiliki Kalimantan Utara. Hal ini pun terus dipromosikan orang nomor 1 di Kalimantan Utara.
Zainal Paliwang berharap agar potensi wisata alam yang ada ini dimanfaatkan dengan baik dan menjadi destinasi wisata alam yang ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.
Sementara itu Pemrov Kaltara akan membangun sejumlah fasilitas penunjang disekitar objek wisata tersebut. Terutama akses jalan masuk, yang dinilai Gubernur masih menjadi kendala. Termasuk juga fasilitas parkir kendaraan, ditegaskan Gubernur akan dilakukan pembangunan oleh Pemprov Kaltara.

“Initinya pihak kami membantu Desa Karang Agung ini untuk membuatkan akses jalan masuk ke gua ini. Termasuk juga lahan parkir, supaya masyarakat juga bisa datang kesini dan menikmati keindahan wisata kita ini,” ujar Gubernur.
Rencana Gubernur Kaltara untuk membangun sejumlah fasilitas disambut baik oleh pemerintah di Kecamatan Tanjung Palas Utara.
Camat Tanjung Palas Utara, Kasino juga menayampaikan pihaknya dengan objek wisata ini bisa mendapat perhatian dari pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi.
“Memang harapan kita seperti itu. Obyek wisata Tanjung Palas Utara bisa dibangun, baik dari kabupaten maupun provinsi. Kita tentu akan memberikan sumbangsih atas rencana pembangunan yang akan dilakukan oleh Pak Gubernur,” tutup Kasino.
Tanjung Palas Utara, sebuah tempat yang tidak hanya menyimpan keindahan alam yang memukau, tetapi juga menjadi rumah bagi sebuah keajaiban modern yang disebut Goa Karts Batu Putih.
Goa Karts Batu Putih di Tanjung Palas Utara ini jika pengunjung datang akan disambut dengan udara yang sejuk dan aroma alami dari tanah dan batu.
Selain sebagai destinasi wisata, Goa Karts Batu Putih juga menjadi saksi dari upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, masyarakat lokal, dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan. Melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, goa ini tidak hanya menjadi tempat untuk berpetualang, tetapi juga menjadi contoh bagi destinasi wisata lainnya yang menyajikan keindahan alam untuk kesejahteraan bersama.
Semoga Goa Karts Batu Putih di Tanjung Palas tidak hanya menjadi destinasi wisata yang populer, tetapi juga menjadi inspirasi bagi upaya pelestarian alam dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di seluruh dunia.














