KabarKalimantan.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memantapkan persiapan menuju Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK Tahun 2025. Rapat finalisasi digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (2/7/2025).
Rapat dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, HM Syirajuddin. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya fokus dan sinkronisasi laporan dari masing-masing seksi panitia.
“Saya harap laporan hari ini jadi acuan akhir. Kita sudah beberapa kali rapat, baik internal maupun bersama Ketua TP PKK Pusat. Jangan sampai ada perubahan signifikan lagi,” tegas Syirajuddin.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lebih intensif, khususnya terkait jadwal dan pengamanan kedatangan istri Wakil Presiden RI, Selvi Ananda, yang dijadwalkan hadir dalam rangkaian acara.
Berdasarkan agenda, Ketua TP PKK Pusat akan tiba di Balikpapan pada Sabtu, 5 Juli 2025, lalu melanjutkan perjalanan ke Samarinda pada Minggu, 6 Juli 2025. Selanjutnya, pembukaan pameran UMKM direncanakan berlangsung pada Senin, 7 Juli 2025, disusul gladi bersih Rakernas dan Puncak HKG PKK. Acara puncak Rakernas X PKK dan HKG PKK ke-53 sendiri akan digelar Selasa, 8 Juli 2025, di Convention Hall Komplek GOR Kadrie Oening, Samarinda.
Dalam rapat finalisasi, setiap seksi panitia—mulai dari bidang perlengkapan, konsumsi, pengaturan lalu lintas, dokumentasi dan publikasi, liaison officer (LO), hingga seksi kesehatan dan kebersihan—menyampaikan laporan terkini. Suasana rapat berlangsung interaktif dengan koordinasi lintas sektor yang intens.
“Semoga semua persiapan ini berjalan lancar sehingga acara puncak HKG PKK ke-53 dan Rakernas X PKK dapat terselenggara sukses serta membawa nama baik Kaltim sebagai tuan rumah,” pungkas Syirajuddin.
Turut hadir dalam rapat finalisasi tersebut Kepala Biro Umum Lisa Hasliana, Kepala Biro POD Siti Sugiyanti, Kepala Diskominfo HM Faisal, Kepala DPMPD Puguh Harjanto, Kepala Dinsos Andi M Ishak, perwakilan pengurus PKK Provinsi Kaltim, dan pihak Event Organizer (EO).












