KabarKalimantan.id – Pemasangan guiding block atau jalur pemandu bagi penyandang disabilitas di Kantor Terpadu Sutoyo, Kota Pontianak, mulai dikerjakan, Selasa (29/9/2026).
Pengerjaan dilakukan setelah pemasangan stiker menyerupai guiding block pada tangga kantor tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Hermawan Eko Wibowo menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang muncul. Ia menjelaskan, stiker yang sebelumnya dipasang bukan fasilitas permanen, melainkan mock-up atau model visualisasi untuk menentukan jalur pemasangan.
“Pertama, kami dari Kantor Sutoyo mohon maaf atas kondisi yang sempat viral kemarin. Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, stiker yang dipasang di tangga tersebut merupakan mock-up atau model visualisasi untuk jalur yang nantinya akan dipasang,” ujar Hermawan.
Baca Juga : Potensi Karhutla Masih Ada hingga 5 Oktober, BPBD Kalbar Larang Warga dan Korporasi Bakar Lahan
Menurut Hermawan, mock-up digunakan agar perangkat daerah yang berkantor di kompleks Kantor Terpadu Sutoyo dapat melihat secara langsung rencana jalur dan memberikan masukan sebelum pemasangan permanen dilakukan.
Hal itu diperlukan lantaran Kantor Terpadu Sutoyo digunakan oleh beberapa perangkat daerah sehingga penentuan fasilitas bersama perlu dikoordinasikan.
“Di sini ada beberapa dinas. Mock-up itu kami pasang sebagai bahan visual agar masing-masing bisa melihat dan memberikan masukan,” jelasnya.
Setelah pemasangan mock-up tersebut menjadi perhatian publik, Hermawan mengatakan koordinasi antarperangkat daerah segera dilakukan.
Hasil koordinasi menyepakati pengerjaan guiding block dipercepat untuk meningkatkan aksesibilitas pelayanan di Kantor Terpadu Sutoyo.
“Harapannya, kawan-kawan teman disabilitas maupun bapak ibu teman disabilitas bisa mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman di kantor terpadu ini,” ujarnya.
Pemasangan jalur pemandu tersebut diharapkan menjadi bagian dari pembenahan fasilitas Kantor Terpadu Sutoyo agar pelayanan publik lebih mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Hermawan menegaskan, pihaknya kini berfokus menindaklanjuti persoalan tersebut dengan memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan.
“Yang terpenting sekarang kita tindak lanjuti dan berupaya menghadirkan pelayanan yang semakin nyaman serta mudah diakses semua warga,” pungkasnya. (*)








